Indonesia

Polisi Ponorogo Gelar Razia, Balon Udara dan Ratusan Petasan Disita

Solopos - 28 min 18 sec fa
Kapolres Ponorogo AKBP Mochamad Nur Azis menunjukkan petasan dan balon udara yang berhasil disita petugas dari warga, Sabtu (15/5/2021). (Istimewa/Polres Ponorogo)

Solopos.com, PONOROGO-- Ratusan personel Polres Ponorogo melakukan razia besar-besaran balon udara tanpa awak dan pertasan hingga ke desa-desa, Sabtu (15/5/2021).

Dalam razia balon udara ini, petugas berhasil mengamankan 11 balon udara, 610 petasan berukuran kecil, dan 22 petasan berukuran besar.

Seperti diketahui salah satu tradisi masyarakat Ponorogo saat perayaan Lebaran adalah dengan menerbangkan balon udara tanpa awak disertai dengan petasan. Namun, kegiatan ini sudah dilarang pemerintah setempat karena membahayakan.

Baca Juga: Buntut Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika

Apel Kesiapan

Untuk mengantisipasi kegiatan penerbangan balon udara pada H+3 Lebaran, ratusan aparat Polres Ponorogo melakukan apel kesiapan razia balon udara pada pukul 04.30 WIB.

Razia dilakukan pada pagi buta supaya tidak kecolongan atas aktivitas menerbangkan balon udara itu. Jumlah personel yang diterjunkan yakni 130 orang dari Polres dan 175 orang dari Polsek jajaran.

Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis, mengatakan kegiatan razia balon udara dan petasan ini dilakukan di 21 kecamatan se-Ponorogo. Razia ini tidak hanya dilakukan pada Sabtu ini saja, tetapi juga akan dilaksanakan beberapa hari mendatang. “Ini guna pemeliharaan keamanan ketertiban yang kondusif di wilayah Ponorogo,” kata dia dalam keterangan tertulis.

Baca Juga: Hari Ini Ada Lonjakan Pergerakan Masyarakat Kembali ke Jakarta

Azis menyampaikan menerbangkan balon udara dan petasan ini bisa membahayakan diri sendiri dan masyarakat. Selain itu, juga bisa mengganggu penerbangan pesawat terbang dan menimbulkan kebakaran serta memutus jaringa listrik.

“Perbuatan tersebut melanggar Undang-Undangan No. 1 tahun 2009 tentang Penerbangan dengan ancaman pidana dua tahun penjara dan denda Rp200 juta,” jelas dia.

Kapolres berharap masyarakat bisa menyadari dampak negatif dari menerbangkan balon udara dan petasan ini. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang berkeinginan menerbangkan balon agar mengurungkan niatnya.

The post Polisi Ponorogo Gelar Razia, Balon Udara dan Ratusan Petasan Disita appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Bursa Mobil Madiun Dibuka, Ada Ratusan Mobil Keren yang Siap Dipinang

Solopos - 29 min 25 sec fa
Bursa Mobil madiun

Solopos.com, MADIUN -- Kota Madiun kini memiliki tempat jual beli mobil bekas bernama Bursa Mobil Madiun (BMM). Ada 210 kendaraan yang dijual dalam bursa mobil tersebut.

BMM resmi dibuka oleh Wali Kota Madiun, Maidi, pada Sabtu (15/5/2021). Bursa mobil itu lokasinya di Dumilah Park, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo.

Ketua Paguyuban BMM Agus Daryanto mengatakan ada 105 pedagang yang mengikuti bursa mobil ini. Kendaraan yang tersedia di bursa ini bukan hanya mobil pribadi, tetapi juga ada mobil angkutan barang juga.

Dia menuturkan kendaraan yang ditawarkan di bursa ini sebagian besar kendaraan tahun muda. Mayoritas keluaran tahun 2010 ke atas. Tetapi, memang ada beberapa kendaraan yang diproduksi tahun 1990-an.

Baca Juga: Tiga Hari Lebaran, 3 Warga Madiun Meninggal karena Covid-19

Untuk harga mobil di bursa ini pun bervariasi, mulai puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Contohnya Toyota Alphard 2011 yang dijual dengan harga Rp310 juta dan 2012 seharga Rp375 juta.

“Kami juga bekerja sama dengan pihak finance (leasing). Ada tiga finance yang sudah bergabung. Jadi yang mau urusan kredit bisa dilayani dalam satu tempat,” kata dia dalam keterangan pers.

Dia menyampaikan dalam bursa ini tentu mengutamakan kualitas dan kepuasan pelanggan. Dia tidak ingin keberadaan BMM ini hanya seumur jagung. Untuk itu, perlu adanya komitmen bersama untuk memberikan barang yang berkualitas bagus.

Agus menyebut keberadaan bursa akan semakin dilengkapi ke depan dengan penambahan layanan cuci dan salon mobil hingga variasi.

Baca Juga: Uang Beredar saat Lebaran 2021 Melebihi 2020, Ternyata Ini Penyebabnya

Pendorong Ekonomi

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan BMM ini telah dibuka dan akan menjadi upaya untuk menggeliatkan kegiatan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Menurutnya, geliat ekonomi tidak hanya persoalan kuliner dan pakaian saja. Tetapi juga merambah urusan jual beli mobil. Dibukanya BMM ini juga menjawab keresahan pedagang mobil yang pasti juga terdampak pandemi.

“Karena pandemi online-nya tetap jalan. Orang cocok setelah melihat online, bisa datang ke sini untuk melihat fisik kendaraan secara langsung. Artinya, di sini untuk offline-nya. Kalau yang beli ini datang tentu tidak sendiri, bawa teman. Karena ada banyak pilihan siapa tahu tertarik dan beli. Pola ini kita coba untuk menggeliatkan ekonomi,” kata dia.

Area bursa mobil ini juga menerapkan one gate system dengan penjagaan ketat. Setiap pedagang maupun pengunjung dilakukan tes suhu badan dan diberikan cairan hand sanitizer.

“Kita buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB karena ada aktivitas setiap hari, juga kita cek penerapan prokesnya secara berkala,” jelas dia.

The post Bursa Mobil Madiun Dibuka, Ada Ratusan Mobil Keren yang Siap Dipinang appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

ASN Sukoharjo Ketahuan Nekat Mudik Siap-Siap Terima Sanksi Besok

Solopos - 36 min 22 sec fa
mudik libur imlek guru pns sukoharjo netralitas PNS klaten asn sukoharjo bawaslu CPNS pemkab karanganyar ASN Pemkot solo istri kedua

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo menyiapkan sanksi ringan hingga berat bagi aparatur sipil negara (ASN) yang kedapatan nekat mudik ke kampung halaman saat libur Lebaran.

Hal ini lantaran ASN tersebut melanggar kepatuhan kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik Lebaran bagi ASN. Larangan diberlakukan sebagai pencegahan penyebaran virus Corona ditengah libur Lebaran.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Budi Santoso mengatakan akan meminta laporan data masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) selama libur Lebaran. Masing-masing OPD tetap melakukan pemantauan terhadap aktivitas ASN selama libur Lebaran tersebut.

Baca juga: Mas Abby Eks Napi Teroris Yang Kini Mahir Meracik Siomay, Jualan di Sukoharjo

"Besok [Senin 17/5/2021] saat hari pertama masuk kerja kami akan meminta laporan seluruh OPD. Laporan ini sangat penting untuk melihat aktivitas ASN selama libur Lebaran," katanya, Minggu (16/5/2021).

Selama libur Lebaran, ASN wajib mematuhi kebijakan pemerintah pusat dengan tidak melakukan mudik ke kampung halaman. Larangan mudik ini diberlakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

Apabila melanggar pemerintah telah menyiapkan sanksi, dari teguran, peringatan, hingga penundaan kenaikan pangkat. Menurutnya tidak ada alasan bagi ASN melanggar kebijakan tersebut.

Baca juga: Tolong Temannya yang Tercebur di Sungai, Pemuda Sukoharjo Tenggelam dan Meninggal Dunia

Terlebih sosialisasi terkait aturan larangan mudik bagi ASN telah disebarkan Pemkab Sukoharjo kepada seluruh OPD melalui surat edaran (SE).

"Semua ASN dan pegawai di Pemkab Sukoharjo dipastikan sudah mengetahui larangan mudik. Pimpinan OPD akan melakukan pengawasan kepada semua pegawainya," katanya.

Kelonggaran Bila Keperluan Mendesak

Pemkab Sukoharjo, lanjut dia, hanya memberikan kelonggaran bagi ASN apabila ada keperluan mendesak kedinasan ataupun pribadi seperti anggota keluarga meninggal dunia, istri melahirkan dan hamil sehingga terpaksa harus pergi keluar kota.

Namun dengan catatan harus mendapat izin pimpinan OPD atau pejabat di atasnya. Pengecualian tersebut seperti saat ASN harus melakukan perjalanan keluar daerah karena tugas kedinasan.

Baca juga: 19 Pengendara Sepeda Motor Terjaring Razia Masker

Hal itu pada kondisi sekarang masih sering dijumpai pada ASN yang membantu penanganan kasus pandemi virus corona. Salah satunya semisal ASN yang harus pergi dari Sukoharjo ke Semarang untuk berkoordinasi terkait vaksin virus corona dan lainnya. Selain itu kedinasan mengenai beberapa pekerjaan resmi sebagai ASN Pemkab Sukoharjo.

"ASN yang baru saja terpaksa pergi keluar daerah setelah pulang kembali ke Sukoharjo wajib isolasi mandiri dan melaporkan pula ke Satgas Corona untuk memastikan kondisi kesehatannya," lanjutnya.

The post ASN Sukoharjo Ketahuan Nekat Mudik Siap-Siap Terima Sanksi Besok appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Ini Daftar 7 Korban Meninggal Dunia Insiden Perahu Terbalik Waduk Kedungombo

Solopos - 43 min 32 sec fa

Solopos.com, BOYOLALI -- Sebanyak tujuh orang dipastikan meninggal dunia akibat perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo, Kabupaten Boyolali, hingga Minggu (16/5/2021) siang.

Sejauh ini masih ada dua korban tenggelam yang belum ditemukan. Diberitakan Solopos.com sebelumnya, perahu wisata di Waduk Kedungombo yang membawa 20 penumpang terbaik.

Sebanyak 11 penumpang berhasil diselamatkan, sedangkan sembilan lainnya tenggelam. Dari sembilan korban tenggelam, tujuh orang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca juga: Geger Perahu Terbalik, Ada Mitos Buto di Waduk Kedung Ombo yang Kerap Minta Tumbal

Sedangkan dua orang perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo lainnya belum ditemukan. Tim SAR gabungan mencatat dua korban yang belum ditemukan tersebut adalah seorang anak berusia delapan tahun dan bayi 1,5 tahun.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Semarang, Nur Yahya, mengatakan dua korban yang belum ditemukan adalah Niken Safitri, bocah delapan tahun asal Grobogan, dan Jalal, balita 1,5 tahun asal Boyolali.

Dalam rilisnya kepada Solopos.com, Minggu, Nuh Yahya mengatakan tim SAR mencari dua korban yang tenggelam dengan menyelam dan memantau permukaan waduk.

Baca juga: Tiga Hari Lebaran, 3 Warga Madiun Meninggal karena Covid-19

Kelebihan Muatan

Seperti diberitakan sebelumnya, perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo, Kemusu, Boyolali, Sabtu (15/5/2021). Diduga kejadian itu disebabkan perahu kelebihan muatan.

Perahu tenggelam saat penumpangnya melakukan swafoto atau selfie di haluan perahu. Aktivitas foto selfie itu mengakibatkan perahu tidak seimbang sehingga akhirnya terbalik.

Berdasarkan catatan Solopos.com, tujuh korban yang saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia berasal dari Grobogan sebanyak tiga orang dan Boyolali empat orang.

Baca juga: Waduk Kedungombo Ditutup, Puluhan Motor dan Mobil Putar Balik di Sumberlawang

Semua jenazah korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo sudah dibawa ke RSUD Waras Wiris Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali. Berikut daftar tujuh korban yang meninggal dunia akibat insiden perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo, Boyolali:

1. Tituk Mulyani (Perempuan/35 tahun) asal Desa Mojoagung, Karangrayung, Grobogan

2. Tri Iriana (Perempuan/27 tahun) asal Juwangi, Boyolali

3. Siti Mukaromah (Perempuan/24Th) asal Desa Ketro, Karangrayung, Grobogan

4. Zamzam (Perempuan/8 tahun) asal Juwangi, Boyolali

Baca juga:  Berapa Sih Gaji Gibran Rakabuming sebagai Wali Kota Solo?

Korban Perahu Wisata Terbalik Lainnya

5. Najwa Kaira Wilda (Perempuan/6 tahun) asal Desa Ketro, Karangrayung, Grobogan

6. Ace Jalil Rosyid (Laki-laki/4 tahun) asal Juwangi, Boyolali

7. Destri asal Juwangi, Boyolali.

The post Ini Daftar 7 Korban Meninggal Dunia Insiden Perahu Terbalik Waduk Kedungombo appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Tiga Hari Lebaran, 3 Warga Madiun Meninggal karena Covid-19

Solopos - 47 min 59 sec fa
pasien Covid-19 meninggal warga solo sragen puskesmas gajahan solo

Solopos.com, MADIUN -- Kasus Covid-19 di Kota Madiun, Jawa Timur selama tiga hari perayaan Idulfitri 2021 tercatat bertambah 10 orang. Sedangkan pasien meninggal dunia karena Covid-19 bertambah tiga orang.

Data dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Madiun selama tiga hari perayaan Idulfitri menunjukkan kasus Covid-19 terus meningkat.

Pada Kamis (13/5/2021) ada penambahan satu orang positif Covid-19 dan satu orang sembuh. Jumat (14/5/2021) ada penambahan tiga orang positif Covid-19, sembuh 20 orang, dan meninggal dunia satu orang.

Baca Juga: Tubuh Warga Kediri Terbelah Kena Ledakan Petasan Rakitan Sendiri

Pada Sabtu (15/5/2021) ada penambahan pasien positif Covid-19 enam orang, sembuh 16 orang, dan pasien meninggal dunia dua orang.

Sehingga data hingga 15 Mei 2021 tercatat akumulasi kasus Covid-19 di Kota Madiun sebanyak 2.424 orang dan pasien sembuh sebanyak 2.179 orang. Sedangkan pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia ada sebanyak 161 orang. Sedangkan kasus aktif ada 84 orang.

The post Tiga Hari Lebaran, 3 Warga Madiun Meninggal karena Covid-19 appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Air Keruh Jadi Kendala Pencarian 2 Korban Perahu Terbalik Kedungombo

Solopos - 1 ora 13 min fa

Solopos.com, BOYOLALI -- Tim SAR gabungan masih mencari dua korban tenggelam dalam insiden perahu terbalik di Waduk Kedungombo, Kabupaten Boyolali.

Hingga siang ini, Minggu (16/5/2021), tinggal dua korban yang belum ditemukan dari total 20 penumpang perahu wisata di waduk Kedungombo. Air waduk yang keruh menjadi kendala tim SAR, khususnya para penyelam dalam melakukan pencarian.

"Tim SAR gabungan masih berjibaku mencari dua korban yang masih hilang di antaranya Niken Safitri, bocah delapan tahun asal Grobogan serta Jalal, balita 1,5 tahun asal Boyolali," kata Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Semarang, Nur Yahya, dalam rilisnya kepada Solopos.com, Minggu.

Baca juga: Pantau Objek Wisata Air di Klaten, Polisi Pun Taati Protokol Kesehatan

Tim penyelam SAR masih fokus mencari di sekitar lokasi perahu terbalik di Kedungombo, Boyolali. Sedangkan tim lain mencari kemungkinan jejak korban di permukaan.

"Pencarian tim SAR gabungan difokuskan dengan menyelam di sekitar tempat kejadian serta yang di darat melakukan pemantauan permukaan," jelas dia.

Diberitakan sebelumnya, sebuah perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo, Kemusu, Boyolali. Diduga kejadian itu disebabkan perahu kelebihan muatan.

Baca juga: Makin Seru! Ini Bocoran Ikatan Cinta 16 Mei 2021: Al Ikut Meneror Elsa

11 Orang Selamat

Perahu tenggelam saat penumpangnya melakukan swafoto atau selfie di haluan perahu. Aktivitas foto selfie itu mengakibatkan perahu tidak seimbang sehingga akhirnya terbalik.

Dari 20 penumpang perahu tersebut, 11 orang berhasil diselamatkan, sedangkan sembilan orang langsung tenggelam. Setelah dilakukan pencarian oleh warga dan tim SAR, enam orang berhasil ditemukan pada Sabtu (15/5/2021) sore.

Sedangkan pada Minggu pagi ditemukan lagi satu korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo. Dengan demikian, total tujuh penumpang yang tenggelam telah ditemukan.

Baca juga: Geger Perahu Terbalik, Ada Mitos Buto di Waduk Kedung Ombo yang Kerap Minta Tumbal

Berdasarkan catatan Solopos.com, tujuh korban yang saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia berasal dari Grobogan sebanyak tiga orang dan Boyolali empat orang.

Semua jenazah korban perahu terbaik di Waduk Kedungombo sudah dibawa ke RSUD Waras Wiris Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali. Menurut Nur Yahya, kondisi waduk yang keruh membuat timnya kesulitan mengamati kondisi dasar waduk.

"Kondisi di dasar waduk keruh, visibility [jarak pandang] nol, tidak terlihat sehingga menjadi kendala bagi tim penyelam. Saat ini kedalaman Waduk Kedung Ombo sekitar 30 meter, cuaca cerah, semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan dalam pencarian dan korban cepat ditemukan" harap Yahya.

The post Air Keruh Jadi Kendala Pencarian 2 Korban Perahu Terbalik Kedungombo appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Waduk Kedungombo Ditutup, Puluhan Motor dan Mobil Putar Balik di Sumberlawang

Solopos - 1 ora 19 min fa
Aparat TNI dan Polri menghalau pengguna jalan hendak menuju ke Waduk Kedungombo di simpang tiga Bulakmanyar, Sumberlawang, Sragen

Solopos.com, SRAGEN —Puluhan pengendara motor dan pengemudi mobil yang menuju ke arah Waduk Kedungombo (WKO) berputar balik lantaran adanya operasi penyekatan yang dilakukan tim gabungan Polres Sragen bersama aparat TNI, dokter kesehatan, dan petugas ketenteraman dan ketertiban (trantib) Kecamatan Sumberlawang, Sragen, Minggu (16/5/2021).

Penyekatan akses ke Waduk Kedungombo di Sumberlawang itu dilakukan di tiga lokasi, yakni di wilayah Dukuh Kowang Ngargotirto, simpang empat arah Boyolayar, dan Bulakmanyar.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kapolsek Sumberlawang AKP Fajar Nur Ikhsanuddin saat dihubungi Solopos.com, Minggu (16/5/2021), menyampaikan operasi penyekatan itu dilakukan tim gabungan sebagai tindak lanjut atas perintah Kapolda Jateng untuk menutup aktivitas di WKO pascaterjadinya tragedi perahu wisata tenggelam di perairan WKO wilayah Kemusu, Boyolali, Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: Tragedi Kedungombo, Gubernur Ganjar: Pengelola Harus Tanggung Jawab, Kalau Perlu Iz innya Dicabut!

“Kami menyekat para pengguna jalan yang menuju ke WKO untuk tujuan mancing atau berwisata. Ada puluhan kendaraan baik roda dua dan roda empat yang harus putar balik karena WKO ditutup sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Kami operasi penyekatan mulai Minggu ini dan seterusnya,” ujar Fajar.

Fajar menerangkan personel yang dilibatkan sebanyak 50 orang yang terdiri dari unsur Polsek Sumberlawang, TNI, petugas Trantib, dan tenaga kesehatan. Dia mengatakan untuk objek wisata kebanyakan berada di wilayah Kabupaten Purwodadi dan Boyolali.

“Untuk di Sragen tidak ada objek wisata besar tetapi hanya tempat mancing,” ujarnya.

Baca juga: Ribuan Pengunjung Serbu Ndayu Park Sragen di H+2 Lebaran

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sragen, I. Yusep Wahyudi, menyampaikan WKO di wilayah Sragen tidak ada wisata airnya karena wisata air WKO masuk wilayah Boyolali dan Grobogan.

“Kalau di Sragen lebih banyak pada kegiatan nelayan keramba. Aktivitas nelayan keramba tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya.

Demikian pula objek wisata religi Gunung Kemukus tetap buka meskipun berada di pinggir WKO.

“Gunung Kemukus tetap buka tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.

Baca juga: 360 Turis Kunjungi Museum Sangiran di Hari Pertama Buka

 

The post Waduk Kedungombo Ditutup, Puluhan Motor dan Mobil Putar Balik di Sumberlawang appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Dicari hingga Kedalaman 20 Meter

Solopos - 1 ora 34 min fa
Suasana di sekitar lokasi pencarian korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo, Kemusu, Boyolali

Solopos.com, BOYOLALI -- Jajaran TNI Polri berseta Basarnas, BPBD dan sukarelawan dari Boyolali dan wilayah sekitar terus melakukan pencarian korban perahuterbalik di Waduk Kedungombo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Minggu (16/5/2021).

Pencarian dilakukan di kedalaman 15 meter-20 meter. Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond, mengatakan sampai Sabtu (15/5/2021) pukul 22.00 WIB sudah temukan enam jenazah dari sembilan korban yang dinyatakan hilang.

Kemudian pada Minggu pagi sekitar pukul 07.15 WIB, tambah diam kembali ditemukan satu jenazah korban atas nama Desti Parmaswati, perempuan, dari Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali.

Baca juga: Duh, Nakhoda Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali Ternyata Anak Di Bawah Umur

"Sampai saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian. Saat ini total sudah tujuh jenazah ditemukan. Pencarian masih dilakukan di kedalaman 15 meter -20 meter dari titik terbaliknya perahu," kata dia, Minggu.

Pencarian dilakukan dengan teknik penyelaman. Total ada sekitar 50 penyelam yang dilibatkan dalam pencarian itu.

"Mudah-mudahan tidak bergeser [korban]. Sebab di bawah [waduk], arus air juga tidak deras," jelas dia. Dia berharap kedua korban yang belum ditemukan, atas nama Niken Safitri, 8, dan Jalal, 1,5, bisa diketemukan di hari ini, Minggu.

Baca juga: Satu Lagi Jenazah Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Kemusu Boyolali Ditemukan

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa memiliki keluarga yang menjadi korban kecelakaan air itu bisa memastikan di posko di tempat kejadian dan di RSUD Waras Wiris.

"Dari Polda Jateng membuka posko di TKP dan RSUD Waras Wiris," lanjut dia.

The post Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Dicari hingga Kedalaman 20 Meter appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Berapa Sih Gaji Gibran Rakabuming sebagai Wali Kota Solo?

Solopos - 1 ora 48 min fa
gaji wali kota solo jokowi mudik lokal solo berita terpopuler jam tangan gibran

Solopos.com, SOLO -- Kira-kira berapa gaji Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka?

Sejak dilantik pada akhir Februari 2021, putra Presiden Jokowi itu mengaku tak pernah mengecek gajinya selama menjabat sebagai kepala daerah.

Baca Juga: Kapan Waktu Puasa Syawal 2021? Ini Bacaan Niat dan Tata Caranya

Gibran lebih memilih gajinya sebagai Kepala Daerah Solo selama ini dibelikan sembako. Di mana sembako tersebut dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan saat dia blusukan.

Lalu, kira-kira berapa sih gaji Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo?

Baca Juga: Geger Perahu Terbalik, Ada Mitos Buto di Waduk Kedung Ombo yang Kerap Minta Tumbal

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 59/2000 tentang Hak Keuangan/Administratif Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah/dan Bekas Kepala Daerah/Bekas Wakil Kepala Daeerah serta Janda/Dudanya, gaji pokok orang nomor satu di Solo itu berkisar Rp2,1 juta per bulan.

Meski kecil, masih ada tunjangan yang mengikuti dan nilainya cukup besar. Bahkan, tunjangan Gibran sebagai Wali Kota Solo nilainya jauh lebih besar dibandingkan gaji pokoknya.

Baca Juga: Jangan Sembrono Makan! 5 Penyakit Ini Rentan Muncul Pasca Lebaran

Salah satu tunjangan yang diperoleh Gibran adalah tunjangan jabatan dengan besaran Rp3,78 juta per bulan, sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 68/2001 tentang Jabatan Bagi Pejabat Negara Tertentu.

Selain itu, seorang kepala daerah juga mendapatkan tunjangan beras, anak, istri, BPJS Kesehatan dan juga BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga:  5 Gaya Cantik Yuni Rahma: Istri Bupati Nganjuk yang Juga Penyanyi

Biaya Penunjang Operasional Wali Kota Solo Gibran

Di luar gaji pokok dan tunjangan sebagai Wali Kota Solo, Gibran juga memperoleh biaya penunjang operasional bulanan. Untuk besarannya sendiri tiap daerah berbeda-beda tergantung Pendapatan Asli Daerah atau PAD.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, PAD Kota Solo terakhir pada 2019 mencapai Rp545.791.815.386.

Baca Juga: Modus Kocak Pemudik: Naik Ambulans Hingga Truk Pengangkut Motor

Dengan besaran PAD tersebut dan merujuk pada PP Nomor 109/2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, tunjangan operasional Wali Kota Solo paling kecil adalah Rp600 juta dan paling tinggi Rp3 miliar.

Bukan hanya gaji, tunjangan dan biaya operasional, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka juga mendapatkn fasilitas rumah dinas dan kendaraan dinas. Sebagaiana diatur dalam Pasal 6 dan Pasal 7 PP 109/2000.

Baca Juga:  Jangan Salah Kaprah! Ini Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri yang Benar

"Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daeerah disediakan masing-masing sebuah rumah jabatan beserta perlengkapannya dan biaya pemeliharaan," bunyi Pasal 6.

Baca Juga:  Potret Selvi Ananda Dulu dan Sekarang, Berawal dari Putri Solo

The post Berapa Sih Gaji Gibran Rakabuming sebagai Wali Kota Solo? appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Caplok Discovery hingga Baidu, George Soros Rogoh Kocek Rp5 Triliun

Solopos - 1 ora 55 min fa
George Soros (Bisnis.com)

Solopos.com, JAKARTA -- Perusahaan investasi miliarder George Soros mengambil alih saham ViacomCBS, Discovery, dan Baidu saat mereka dijual dalam blok besar selama keruntuhan Archegos Capital Management milik Bill Hwang.

Soros Fund Management membeli US$194 juta saham ViacomCBS Inc., Baidu Inc. senilai US$77 juta, serta US$46 juta dari Vipshop Holdings Ltd. dan US$34 juta dari Tencent Music Entertainment Group selama kuartal pertama, menurut pengajuan peraturan yang dirilis Jumat (14/5/2021).

Seperti dilansir dari Bisnis.com, secara total, akuisisi tersebut senilai US$351 juta atau Rp5,08 triliun dengan asumsi kurs Rp14.500. Seseorang yang mengetahui pembelian tersebut mengatakan bahwa perusahaan tersebut tidak memegang sahamnya sebelum ledakan Archegos.

Baca Juga : Buntut Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma

Archegos, kantor keluarga mantan manajer hedge fund Bill Hwang, berantakan selama minggu terakhir Maret setelah mengumpulkan posisi leverage yang besar dalam portofolio yang terkonsentrasi pada perusahaan AS dan China. Pada puncaknya, kantor milik keluarga tersebut memiliki modal lebih dari US$20 miliar dan total taruhan melebihi US$100 miliar.

Hwang musnah hanya dalam beberapa hari setelah investasi termasuk ViacomCBS dan Discovery jatuh, memicu panggilan margin dari bank global, yang kemudian menjual saham dalam perdagangan blok besar. Kegagalan Archegos Capital Management diperkirakan akan merugikan industri keuangan AS sekitar US$10 miliar.

Hal ini telah mendorong penyelidikan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS dan menyebabkan pergolakan di Credit Suisse Group AG, di mana hit melebihi US$5 miliar.

Baca Juga: Menunggu Gebrakan Seusai Telkomsel Guyur Gojek Rp4,3 Triliun

Strategi

Pengajuan dari Soros ini memberikan salah satu contoh pertama tentang bagaimana hedge fund berusaha memanfaatkan sisa-sisa Archegos yang tertekan. Ini juga menawarkan wawasan tentang perusahaan investasi Soros, yang dijalankan oleh Chief Investment Officer Dawn Fitzpatrick.

Dia mengatakan pada Maret 2021 bahwa dia bersedia untuk melompat pada dislokasi di pasar, menginvestasikan US$4 miliar selama pandemi yang menyebabkan bisnis mati suri setahun yang lalu, termasuk membeli hipotek perumahan dengan harga murah.

Soros mengembalikan hampir 30 persen dalam 12 bulan hingga Februari dan mengelola US$27 miliar di berbagai strategi. “Ketika ada dislokasi, kami siap untuk tidak hanya menggandakan tetapi melipatgandakan ketika fakta dan keadaan mendukung itu,” jelasnya dikutip dari Bloomberg, Minggu (16/5/2021).

Baca Juga: Permasalahan Pembayaran THR Banyak Dialami UMKM, Pemerintah Harus Hadir

Soros juga meningkatkan pertaruhannya di Amazon.com Inc. dan pembangun rumah DR Horton Inc., yang sekarang menjadi posisi ekuitas publik terbesar kedua.

13F, yang manajer uangnya mengawasi lebih dari US$100 juta dalam ekuitas AS, mengungkapkan bahwa Soros memegang US$4,5 miliar ekuitas AS, turun US$77 juta dari kuartal sebelumnya.

Penjualan saham terbesar dalam kuartal ini dari Palantir Technologies Inc. ketika Soros menjual 18,5 juta saham senilai sekitar US$435 juta. Perusahaan tersebut awalnya mengungkapkan bahwa mereka memiliki saham di perusahaan penambangan data kontroversial yang dikendalikan oleh Peter Thiel pada November, tetapi dengan cepat mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa investasi asli dilakukan pada tahun 2012 dan menyesali keputusan tersebut.

The post Caplok Discovery hingga Baidu, George Soros Rogoh Kocek Rp5 Triliun appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Suka Makanan Bersantan? Segini Batasan Aman yang Boleh Dikonsumsi

Solopos - 2 ore 4 min fa
Ilustrasi makanan bersantan (Freepik)

Solopos.com, JAKARTA--Tak jarang kita harus berinteraksi dengan aneka hidangan bersantan, sehingga sulit kita kontrol jumlahnya. Lalu sebenarnya apakah ada batasannya? Simak ulasannya di tips kesehatan kali ini.

Ada sejumlah makanan bersantan misalnya opor, rendang, dan gulai. Hidangan ini memang terasa sangat menggoda selera, sehingga tak jarang membuat lupa diri.

Nah, sebenarnya ada enggak sih batasan aman makan makanan bersantan ini per hari? Dokter spesialis gizi dr. Amalia Primahastuti, M.Gizi, Sp.GK mengatakan makanan khas Lebaran sebagian besar dibuat menggunakan santan yang mengandung lemak jenuh.

"Lemak jenuh merupakan jenis lemak yang konsumsinya perlu dibatasi, jadi tips aman menyantap hidangan lebaran tersebut adalah dengan tidak berlebihan," kata Amalia kepada seperti mengutip Antara, belum lama ini.

Baca Juga: Begini Tips Terhindar Rasa Bersalah Saat Santap Makanan Lebaran

Dia menjelaskan, santan yang masuk ke dalam golongan lemak jenuh yang perlu dibatasi, yakni kurang dari 7 persen total kalori harian atau sekitar 15 gram lemak dengan perkiraan kebutuhan 2.000 kalori.

"Satu penukar santan [40 gram] mengandung sekitar 9 gram lemak, jadi dalam satu hari konsumsi santan yang aman sekitar 1,5 penukar [60 gram]," katanya.

Salah satu tips menahan diri agar tidak kalap ketika melihat deretan makanan penuh santan adalah dengan memilih satu saja hidangan yang ingin Anda nikmati.

"Bila ada rendang, gulai, dan opor tersaji di meja, maka pilih satu saja yang akan dimakan," kata spesialis gizi yang praktik di RS Pasar Rebo dan RSIA Bina Medika Bintaro.

Yang tak kalah penting dari menahan hawa nafsu untuk menyantap semua jenis hidangan adalah membatasi konsumsi masakan bersantan ini. Makanlah satu kali saja, misalnya hanya untuk sarapan atau makan siang saja. Jangan lupa untuk mengurangi jumlah kuah santan yang diambil. Jika ingin lebih sehat, coba gunakan pengganti santan seperti susu, mulai dari susu skim, susu almond atau susu kedelai, atau bumbu-bumbu seperti kemiri dan jinten, bisa juga krimer yang berserat.

Baca Juga:  Awas! 5 Kebiasaan Lebaran Ini Picu Kenaikan Kolesterol

"Dan jangan lupa tetap konsumsi sayur dan buah."

Bila memang Anda sulit mengontrol porsi makan makanan bersantan, dia menyarankan untuk mengonsumsi buah sebelum makanan berat. Trik itu bisa jadi salah satu cara mengontrol asupan makanan, sebab lambung sudah terisi sebelumnya dengan buah yang kalorinya lebih rendah. Rasa kenyang juga muncul lebih cepat sehingga Anda secara otomatis bisa membatasi asupan makanan yang berkalori tinggi. Anda juga bisa memilih menu-menu yang lebih sehat saat lebaran seperti semur, rawon, sop atau soto.

"Makan terlalu banyak melebihi kebutuhan tubuh [overeating] dan tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan proses peradangan di dalam tubuh dan menurunkan fungsi sistem imun. Dampaknya pada kondisi pandemi seperti saat ini adalah bila terinfeksi penyakit Covid-19 maka dapat memperberat gejala penyakitnya," kata dia.

 

The post Suka Makanan Bersantan? Segini Batasan Aman yang Boleh Dikonsumsi appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Duh, Nakhoda Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali Ternyata Anak Di Bawah Umur

Solopos - 2 ore 20 min fa
Tim SAR melanjutkan pencarian korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali

Solopos.com, BOYOLALI -- Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond, menyebut pengemudi perahu wisata yang terbalik di Waduk Kedungombo wilayah Kemusu, Boyolali, Sabtu (15/5/2021), masih di bawah umur.

"Pengemudi berinisial G, 13, bakal diperiksa sebagai saksi bersama dua orang lainnya terkait kecelakaan air tersebut," urai Kapolres, Sabtu.

Dia menjelaskan kecelakaan itu terjadi akibat perahu yang kelebihan muatan karena semestinya hanya diisi 12 penumpang, namun mengangkut 20 orang.

Baca juga: Tragedi Kedungombo, Gubernur Ganjar: Pengelola Harus Tanggung Jawab, Kalau Perlu Izinnya Dicabut!

Diketahui, perahu itu mengalami kecelakaan saat hendak merapat ke warung apung. Saat itu banyak penumpang yang asyik berswafoto di haluan atau bagian depan kapal. Hal ini menyebabkan perahu oleng dan terbalik.

“Rencananya mau ke warung apung, jaraknya sekitar 50 meter dari daratan. Karena kapasitas penuh, ada penumpang yang mau selfie di geladak depan, sehingga perahu oleng dan terbalik,” terang Kapolres Boyolali.

Sejauh ini, polisi belum fokus pada unsur pidana dalam kasus terbaliknya perahu wisata di Waduk Kedungombo di Kemusu. Meski begitu disebut sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan termasuk nakhoda perahu yang masih berusia 13 tahun.

Baca juga: Satu Lagi Jenazah Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Ditemukan

Kapolres Boyolali mengatakan saat ini petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan sukarelawan masih fokus pada kegiatan evakuasi korban.

"Kami belum mengarah pada unsur pidananya. Masih fokus evakusi. Namun saksi-saksi sudah kami mintai keterangan. Salah satunya nakhoda yang masih di bawah umur [GL, 13]," jelas AKBP Morry Ermond, Minggu (16/5/2021).

Kapolres mengatakan saat ini dari Unit PPA Satreskrim Polres Boyolali sudah mencari keterangan awal terhadap GL yang masih berstatus sebagai saksi. Namun lebih lanjut terkait hal tersebut pihaknya belum dapat menyampaikan lebih rinci lagi.

Baca juga: Jenazah Ibu-Anak Korban Perahu Terbalik Kedungombo Berpelukan

 

The post Duh, Nakhoda Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali Ternyata Anak Di Bawah Umur appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Uang Beredar saat Lebaran 2021 Melebihi 2020, Ternyata Ini Penyebabnya

Solopos - 2 ore 23 min fa
insentif rt rw karanganyar pungutan liar pungli gajahan solo

Solopos.com, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar selama periode Lebaran tahun ini meningkat hingga 41,5 persen.

Secara nasional uang beredar menyentuh di angka Rp154,5 triliun atau meningkat 41,5 persen dibandingkan periode Lebaran 2020. Pada Lebaran tahun sebelumnya uang beredar hanya senilai Rp109,2 triliun.

Kepala Divisi Relasi Media dan Opinion Maker Departemen Komunikasi BI Irfan Farulian menerangkan peningkatan perputaran uang itu mencerminkan dua hal.

Baca juga: Chelsea Gagal Raih Piala FA, Thomas Tuchel Merasa Kurang Beruntung

Pertama, asumsi pertumbuhan ekonomi dan kedua mobilitas masyarakat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro hingga kuartal kedua tahun 2021.

Program bantuan sosial yang bergulir jelang Lebaran juga mengerek jumlah uang beredar.

“Selain itu, bertambahnya permintaan uang kartal pada periode Lebaran tahun ini juga disebabkan adanya program bantuan sosial tunai pemerintah yang dibayarkan bertepatan dengan periode lebaran,” kata Irfan melalui pesan tertulis kepada Bisnis.com, Minggu (16/5/2021).

Baca juga: Geger Perahu Terbalik, Ada Mitos Buto di Waduk Kedung Ombo yang Kerap Minta Tumbal

Peningkatan Penarikan Uang di Bank

Sementara itu, realisasi penarikan uang kartal perbankan di wilayah Jabodetabek hingga tanggal 11 Mei 2021 atau hari operasional terakhir sebelum Lebaran mencapai Rp34,8 triliun.

Jumlah ini naik sekitar 61 persen dibandingkan dengan penarikan uang kartal pada periode Lebaran tahun lalu yang hanya Rp21,7 triliun. Peningkatan penarikan uang tersebut diperkirakan juga dipicu adanya pelarangan mudik.

“Pelarangan mudik Lebaran 2021 kali ini yang berada dalam masa PPKM Mikro juga dapat diperhitungkan sebagai faktor penambah permintaan uang kartal pada periode lebaran tahun ini,” kata dia.

Baca juga: Pantau Objek Wisata Air di Klaten, Polisi Pun Taati Protokol Kesehatan

Sejalan dengan peningkatan uang beredar saat Lebaran, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis bahwa tren pertumbuhan ekonomi menuju ke arah positif.

Untuk kuartal II/2021, Airlangga memperkirakan perekonomian Indonesia bisa tumbuh positif hingga 7 persen. Sebelumnya, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal I/2021 sebesar 0,74 persen.

Tren ke arah positif, menurut Airlangga, ditandai sejumlah indikator seperti Purchasing Manager’s Index (PMI) sebesar 54,6, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) di zona optimistis yatu 101,5, dan kinerja ekspor dan impor yang sudah membaik. Lalu, belanja pemerintah tumbuh positif, serta beberapa sektor yang tumbuh positif seperti informasi dan komunikasi, jasa kesehatan, pertanian, properti dan industri.

The post Uang Beredar saat Lebaran 2021 Melebihi 2020, Ternyata Ini Penyebabnya appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Pantai Parangtritis Diserbu Wisatawan pada Libur Lebaran, Warga Luar DIY Ada?

Solopos - 2 ore 40 min fa
parangtritis pantai dan depok

Solopos.com, BANTUL -- Pantai Parangtritis di Bantul, DIY, tetap diserbu wisatawan pada masa libur Lebaran 2021. Belasan ribu orang mengunjungi pantai tersebut khususnya pada hari ketiga Lebaran.

Banyaknya kunjungan wisatawan otomatis mengerek Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bantul dari sektor pariwisata. Banyaknya kunjungan wisata di Pantai Parangtritis terpantau dari Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis, Kretek, Bantul.

Koordinator TPR Parangtritis, Rahmat Ridwanto, kepada Harian Jogja pada Minggu (16/5/2021) menyebutkan kunjungan wisata terus meningkat dari hari pertama sampai H+2 Lebaran.

Baca juga: Satu Lagi Jenazah Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Kemusu Boyolali Ditemukan

Pada Lebaran hari pertama, TPR Parangtritis mencatat sebanyak 3.100 pengunjung memasuki kawasan Pantai Parangtritis.

Jumlah itu kemudian meningkat tiga kali lipat di hari kedua Lebaran. Pada hari kedua Lebaran Jumat (14/5/2021) jumlah wisatawan yang masuk melalui TPR mencapai 9.960 orang.

"Jumlahnya kembali naik dua kali lipat di hari berikutnya. Pada Sabtu [15/5/2021] total kunjungan wisatawan Parangtritis sampai pukul 18.00 WIB mencapai 17.850 orang," tutur dia.

Baca juga: Penambahan Kasus Baru Covid-19 di Indonesia 2.385, Terendah pada 2021

Wisatawan Lokal

Sejauh ini, wisatawan di Pantai Parangtritis masih didominasi wisatawan lokal DIY. Sementara, wisatawan dari luar DIY bisa dihitung dengan jari.

“Yang dari luar ada tapi enggak seberapa hanya satu dua. Dari Jawa Tengah juga satu dua. Apakah mereka asli sini atau berada di DIY sebelum penyekatan atau bagaimana kurang tahu. Tetapi ada satu dua pengunjung luar DIY. Mungkin yang enggak mudik, kami cuma melihat pelatnya saja, sedangkan wisatawan menggunakan Elf dan bus besar masih belum ada," urai dia.

Baca juga: Kapan Waktu Puasa Syawal 2021? Ini Bacaan Niat dan Tata Caranya

Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo, menyampaikan secara umum jumlah wisatawan terus meningkat di berbagai destinasi wisata di Bantul, tidak hanya Pantai Parangtritis.

Pada hari pertama libur Lebaran sebanyak 3.565 wisatawan mengunjungi Bantul. Kemudian meningkat pada hari kedua Lebaran yang mencapai 12.880 orang dan kembali melonjak di hari terakhir yang mencapai 24.898.

"Total 41.343 wisatawan mengunjungi Bantul dalam kurun waktu tiga hari. Dari total wisatawan, sekitar 70 persennya mengunjungi kawasan Pantai Parangtritis," terangnya.

The post Pantai Parangtritis Diserbu Wisatawan pada Libur Lebaran, Warga Luar DIY Ada? appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Tradisi Kupatan di Solo Setelah Lebaran: Dari Ngaku Lepat hingga Laku Papat

Solopos - 2 ore 58 min fa
Infografis Filosofi Ketupat (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SOLO — Tradisi Bakda Kupat di Solo dilaksanakan sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri, berbeda dengan kota-kota lain di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat. Ternyata, budaya itu berangkat dari Kota Solo yang erat dengan kerajaan.

Ketua Solo Societiet, pemerhati sejarah, Dani Saptoni, kepada Solopos.com, Sabtu (15/5/2021) mengatakan belum ada kajian khusus yang membahas tentang kupat  (ketupat) atau bakda kupat. Kupatan di Solo jatuh sepekan atau sepasaran dalam penanggalan Jawa.

Tradisi di Solo, ungkap dia, Grebeg Syawal bertepatan dengan para bupati di Kasunanan Surakarta seba atau menghadap tanda kesetiaan pada kerajaan. Dia menambahkan dalam setahun ada dua grebeg yakni grebeg besar saat sekaten dan grebeg syawal.

Baca juga: Istri PB XII Tutup Usia, Saatnya Regenerasi Pengelolaan Keraton Solo?

“Di situ diadakan makan-makan dengan simbol kupat. Di Solo ada dua macam kupat, kupat isi dan kupat luar. Kupat itu ada maknanya lagi, Grebeg Syawal juga bermakna simbolisasi dengan alam. Kalau orang dulu, hewan ternak dikalungi kupat luar. Juga jika ada yang pernah keguguran memasang kupat luar itu di pintu,” papar dia.

Modifikasi Pesta Rakyat

Dani menambahkan perayaan Syawalan selalu lebih ramai dibandingkan saat Idul Fitri kala itu. Menurutnya, Grebeg Syawal di Solo telah dimodifikasi dengan pesta rakyat sepeti di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ). Sebelumnya, perayaan Grebeg Syawal untuk lingkungan keraton dan para kawula.

Ia menambahkan asal-usul kupat memang sudah sejak para zaman para Walisongo. Menurutnya, ada dua periodisasi yakni asal ketupat dan pelaksanaan penggunaan ketupat dalam tradisi.

Baca juga: Mantap! TSTJ Solo Zoo Siapkan Wahana Makan Durian di Tepi Danau

Kupat sering dianggap akronim dari ngaku lepat hingga laku papat. Hal itu berangkat dari masyarakat Jawa yang memiliki jarwo dosok dan kebudayaan simbol pemaknaan masyarakat Jawa.

The post Tradisi Kupatan di Solo Setelah Lebaran: Dari Ngaku Lepat hingga Laku Papat appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Hari Ini Ada Lonjakan Pergerakan Masyarakat Kembali ke Jakarta

Solopos - 3 ore 30 sec fa
Tim gabungan lakukan penyekatan di Prambanan, Klaten, Sabtu (15/5/2021). (Dok. Polres Klaten)

Solopos.com, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan ada peningkatan pergerakan masyarakat kembali ke Jakarta pada hari ini Minggu (16/5/2021).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah meninjau Pelabuhan Gilimanuk di Bali untuk memeriksa kesiapan pelabuhan mengantisipasi pergerakan masyarakat selepas Lebaran. Di pelabuhan itu diperkirakan akan ada peningkatan arus penumpang pada Minggu.

“Ada kemungkinan proyeksi kenaikan pergerakan orang pasca Lebaran di hari Minggu tanggal 16 Mei 2021. Oleh karena itu saya minta kepada tim untuk melakukan konsolidasi baik mempersiapkan personel dan mekanismenya dengan baik agar pergerakan penumpang tetap terkendali,” kata dia melalui siaran pers yang diterima Bisnis.com, Minggu.

Baca juga: Tragedi Kedungombo, Gubernur Ganjar: Pengelola Harus Tanggung Jawab, Kalau Perlu Izinnya Dicabut!

Menhub mengatakan secara umum pelaksanaan pengendalian transportasi dan pergerakan masyarakat di masa peniadaan mudik di pelabuhan Gilimanuk berjalan baik. Jumlah penumpang menurun signifikan dibanding hari sebelum masa peniadaan mudik.

“Saya mengapresiasi masyarakat yang telah mematuhi kebijakan pemerintah dan Saya juga mengapresiasi para petugas baik dari PT ASDP, TNI/Polri, BPTD dan Dishub yang telah mengorbankan waktu berkumpul bersama keluarga untuk menjalankan tugas pengawasan dan pengendalian transportasi di penyeberangan,” imbuhnya.

Menhub menjelaskan pemerintah saat ini tengah fokus melakukan antisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pasca Idulfitri yang berpotensi memicu penularan Covid-19.

Baca juga: Terpaksa Berada dalam Kerumunan? Dokter Paru Sarankan Ini

Pengendalian Transportasi di Tol

Sementara itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. bersama Kepolisian dan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan juga sudah memastikan kesiapan pelaksanaan pengendalian transportasi di jalan tol.

Langkah antisipasi dilakukan seiring perkiraan arus pergerakan masyarakat kembali ke Jakarta pada akhir pekan ini. Arus kendaraan kembali ke Jabotabek dimulai Sabtu (15/5/2021).

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan Jasa Marga mendukung penuh pelaksanaan posko penyekatan kendaraan arah Jabotabek di KM 47B Jalan Tol Jakarta–Cikampek arah Jakarta.

Baca juga: Satu Lagi Jenazah Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Kemusu Boyolali Ditemukan

Di titik tersebut, menurut dia, melalui keterangan tertulis pada Sabtu, pihak Kepolisian akan memeriksa dokumen perjalanan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Langkah ini untuk mengendalikan pergerakan masyarakat kembali ke Jakarta. Di sisi lain, titik penyekatan di KM 31A dan KM 46+500A Jalan Tol Jakarta–Cikampek arah Cikampek sudah dihentikan.

“Sesuai dengan diskresi Kepolisian, mulai Sabtu titik penyekatan fokus untuk kendaraan yang kembali ke arah Jabotabek. Jasa Marga mendukung penyediaan lokasi, penempatan petugas untuk mengatur lalu lintas, hingga penempatan rambu-rambu agar kegiatan ini berjalan lancar,” kata Heru.

The post Hari Ini Ada Lonjakan Pergerakan Masyarakat Kembali ke Jakarta appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Buntut Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma

Solopos - 3 ore 17 min fa
erick thohir persis solo Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Erick Thohir. (Antara-Muhammad Iqbal)

Solopos.com, JAKARTA -- Kementerian BUMN mengambil langkah tegas dengan memecat seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD) sebagai tindak lanjut atas kasus antigen bekas yang terjadi di Bandara Kualanamu, beberapa waktu lalu.

Janji Menteri BUMN Erick Thohir untuk turun langsung dalam menangani kasus ini dibuktikan dengan keluarnya surat pemecatan pada seluruh direksi. Erick menegaskan bahwa apa yang terjadi di Kualanamu adalah persoalan yang mesti direspons secara profesional dan serius.

Setelah melakukan penilaian secara terukur dan berlandaskan semangat good corporate governance, maka langkah tegas mesti diambil. "Setelah melakukan pengkajian secara komprehensif, langkah [pemberhentian] ini mesti diambil. Selanjutnya, hal yang menyangkut hukum merupakan ranah dari aparat yang berwenang," kata Erick dalam siaran pers, Minggu (16/5/2021) seperti dilansir Bisnis.com.

Baca Juga: DK PBB Segera Bahas Palestina, Indonesia Pesan ke 3 Negara

Tak Bisa Ditawar

Dia menegaskan seluruh BUMN terikat pada kesepakatan bersama untuk bertindak profesional sesuai dengan core value yang dicanangkan, yakni amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Sementara apa yang terjadi di kasus Kualanamu tersebut, lanjutnya, dinilai bertentangan dengan core value tersebut.

"Karena memang sudah tak sejalan dengan core value tersebut, maka tidak memandang siapa dan apa jabatannya, maka kami persilakan untuk berkarier di tempat lain," tegasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa ada kelemahan secara sistem yang membuat kasus antigen bekas dapat terjadi. Hal ini berdampak luas bagi kepercayaan masyarakat.

Baca Juga: Penambahan Kasus Baru Covid-19 di Indonesia 2.385, Terendah pada 2021

Menurutnya, sebagai perusahaan layanan kesehatan, rasa kepercayaan yang diperoleh dari kualitas pelayanan menjadi hal yang tak bisa ditawar.

"Akumulasi dari seluruh hal tersebut membuat kami berkewajiban untuk mengambil langkah ini. Ini bukan langkah untuk menghukum, tapi langkah untuk menegakkan dan memastikan bahwa seluruh BUMN punya komitmen untuk melayani, melindungi, dan bekerja untuk kepentingan masyarakat," sambungnya.

Sebagai informasi, saat ini auditor independen juga sedang bekerja untuk memeriksa semua lab yang ada di bawah Kimia Farma.

The post Buntut Kasus Antigen Bekas, Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Tragedi Kedungombo, Gubernur Ganjar: Pengelola Harus Tanggung Jawab, Kalau Perlu Izinnya Dicabut!

Solopos - 3 ore 37 min fa
mudik 2021 Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Impor beras ganjar isolasi mandiri covid-19 SMAN 1 gondang sragen

Solopos.com, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyesalkan terjadinya tragedi kapal atau perahu terbalik di objek wisata Waduk Kedungombo Boyolali yang menelan korban jiwa. Ganjar menegaskan kejadian serupa tak boleh terjadi lagi.

Diketahui, sebanyak 20 wisatawan menjadi korban tragedi tenggelamnya perahu wisata Waduk Kedungombo, Sabtu (15/5/2021). Dari jumlah itu, 11 orang berhasil selamat, sedangkan sisanya tenggelam. Hingga Minggu (16/5/2021) pagi, tujuh korban telah ditemukan meninggal dunia.

"Sekarang masih dalam operasi pencarian. Saya minta untuk terus dilakukan pencarian," kata Ganjar di Semarang dalam siaran pers yang diterima Solopos.com, Minggu (16/5/2021).

Baca juga: Satu Lagi Jenazah Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Kemusu Boyolali Ditemukan

Ganjar mengatakan kejadian ini harus menjadi pembelajaran. Dirinya meminta seluruh Bupati/Wali Kota tidak ragu untuk menutup destinasi wisata yang tidak bisa dikontrol, baik sisi pengunjung maupun keselamatannya.

Sebab lanjut Ganjar, kejadian di Kedungombo sangatlah fatal. Dirinya mengatakan telah mendapat video terkait kejadian itu.

"Saya dikirimi videonya. Ketika perahu belum berangkat, itu sudah melebihi kapasitas. Mereka juga tidak dibekali jaket keselamatan. Saya minta pengelola harus bertanggung jawab, kalau perlu izinnya direview atau kalau perlu izinnya dicabut," tegasnya.

Baca juga: Jenazah Ibu-Anak Korban Perahu Terbalik Kedungombo Berpelukan

Karena selain melebihi kapasitas, para penumpang juga tidak dibekali life vest saat menaiki kapal itu.

"Itu kan sangat berbahaya. Jelas SOP nya pasti diabaikan oleh mereka," tegas Ganjar.

Ganjar mengingatkan pada seluruh pengelola pariwisata agar hal itu menjadi perhatian. Tantangan mereka saat ini, selain mengendalikan jumlah pengunjung, faktor yang tak boleh diabaikan adalah keselamatan.

"Maka seperti yang berkali-kali saya ingatkan, kira-kira bisa mengelola tidak? Kalau tidak bisa dikontrol, tutup saja," ucapnya.

Baca juga: Ini Nama-Nama Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali

Selain kejadian tragis Kedungombo, Ganjar juga menyoroti terkait ramainya sejumlah destinasi wisata di Jateng. Beberapa laporan yang sudah masuk lanju dia, keramaian pengunjung terjadi di objek wisata Dieng dan juga Tawangmangu.

Selain itu, di beberapa destinasi lain juga keramaian terjadi. Tak hanya di Jawa Tengah, keramaian pengunjung juga terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

"Saya minta SOP ditaati, pembatasan pengunjung harus dilakukan. Petugas harus sering patroli untuk terus mengingatkan. Bupati/Wali Kota ndak usah ragu menutup kalau itu tak ditaati. Daerah lain juga sama, kerumunan banyak dan itu membahayakan. Kita harus menjaga semuanya, kalau tidak maka akan sulit untuk mengembalikan kondisi seperti semula," pungkasnya.

The post Tragedi Kedungombo, Gubernur Ganjar: Pengelola Harus Tanggung Jawab, Kalau Perlu Izinnya Dicabut! appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Terpaksa Berada dalam Kerumunan? Dokter Paru Sarankan Ini

Solopos - 4 ore 4 min fa
Ilustrasi berada di kerumunan (Freepik)

Solopos.com, SOLO--Tak jarang kita terpaksa berada di luar rumah menyelesaikan urusan tertentu padahal selama pandemi Covid-19 kita disarankan untuk menjauhi banyak orang. Lalu bagaimana menyikapi hal ini?

Berada dalam kerumunan tentu memperbesar risiko persebaran Covid-19. Nah bila terpaksa berada dalam kerumunan sebaiknya bagaimana, simak ulasannya di tips kesehatan kali ini.

"Jika terpaksa berada dalam kerumunan, tetaplah dijaga jarak sedikitnya 1 meter dengan orang lain di sekitar kita, ada juga yang menyebut jarak lebih jauh khususnya kalau di dalam ruangan," kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Tjandra Yoga Aditama.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni berada lebih jauh dari orang lain lebih aman ketimbang berada pada jarak dekat bersama-sama untuk mencegah penularan bila di sekitar Anda ada yang batuk, bersin, atau berbicara keras.

Baca Juga: Begini Tips Terhindar Rasa Bersalah Saat Santap Makanan Lebaran

Sementara menurut WHO penularan virus penyebab Covid-19 diketahui melalui tetesan air pernapasan dari batuk, bersin atau bahkan berbicara seseorang yang terinfeksi pada orang lain. Apabila terlalu dekat dengan seseorang yang terkena Covid-19, Anda bisa menghirup tetesan yang dia keluarkan.

Menjaga jarak setidaknya satu meter menjadi salah satu anjuran para pakar kesehatan untuk menurunkan risiko Anda terkena lebih dari 80 persen. Tetapi ini juga perlu dibarengi penerapan protokol kesehatan lain seperti penggunaan masker yang tepat dan baik serta kebiasaan selalu mencuci tangan.

Selain itu, Anda juga disarankan mempersingkat waktu berada di dalam kerumunan. Tjandra menuturkan, semakin lama Anda menempatkan diri dalam kerumunan, maka semakin besar pula peluang Anda tertular Covid-19.

Baca Juga: Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

"Lebih pendek waktu seseorang berada dalam kerumunan maka akan lebih kecil kemungkinan tertular Covid-19, dan kalau berlama-lama maka makin makin besar kemungkinan penularannya. WHO menyebutnya sebagai shorter time periods with others are safer," tutur Tjandra seperti mengutip laman Liputan6.com, Jumat (14/5/2021).

Dalam kondisi yang mengharuskan Anda bertemu dengan sejumlah orang, usahakanlah lokasinya berada di luar ruang karena sesuai dengan anjuran WHO yakni udara terbuka lebih aman daripada ruangan tertutup. Kalaupun terpaksa harus berada di dalam ruangan maka seharusnya ada ventilasi terbuka dengan udara luar.

Tjandra mengingkatkan, berada di dalam rumah saat ini jauh lebih aman. Kalaupun harus keluar rumah, pastikan itu sebatas untuk urusan mendesak.

"Tentu sudah jelas anjuran adalah agar lebih baik di rumah saja kalau tidaklah terlalu perlu ke luar," pesannya.

The post Terpaksa Berada dalam Kerumunan? Dokter Paru Sarankan Ini appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Satu Lagi Jenazah Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Kemusu Ditemukan

Solopos - 4 ore 16 min fa
perahu terbalik waduk kedungombo korban

Solopos.com, BOYOLALI -- Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo wilayah Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (16/5/2021) pagi. Dengan demikian, tujuh dari sembilan korban perahu terbalik telah ditemukan.

"Saat ini sembilan survivor sudah ditemukan berjumlah tujuh dan yang belum ditemukan ada dua atas nama Niken Safitri dan Jalal, saat ini masih proses pencarian dengan metode selam dan juga menggunakan ROV," demikian laporan dari Amung, anggota tim SAR gabungan dari lokasi pencarian korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo, dalam keterangan pers rilis yang diperoleh Solopos.com, Minggu.

Dia menambahkan selain survivor juga ditemukan sejumlah benda, yakni satu jaket hoodie kuning anak-anak, satu pasang sandal Carvil, sandal perempuan sebelah kanan serta rambut manusia yang tersangkut di ROV (drone bawah air).

Sementara itu jenazah enam korban perahu terbalik di Kedungombo yang telah lebih dulu ditemukan dan disemayamkan di RS Waras Wiris Boyolali telah diserahkan kepada pihak keluarga. Yakni tiga korban berasal dari Grobogan serta tiga lainnya dari Juwangi, Boyolali.

"Pemulangan jenazah enam orang. Tiga orang ke Grobogan dan tiga ke Juwangi. Pukul 07.00 WIB dilanjutkan pencarian korban di lokasi.  Informasi dari lapangan, tambah satu korban yang sudah ditemukan tadi pagi, Minggu (16/5/2021). Namun untuk identitas belum bisa dipastikan," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Boyolali Bambang Sinungharjo.

Menurut Bambang, pencarian korban rencananya akan dilanjutkan hari ini sampai pukul 17.00 WIB.

The post Satu Lagi Jenazah Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Kemusu Ditemukan appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia