Indonesia

Beda Aplikasi Jadi Pemicu Data Vaksin Daerah dan Pusat Beda

Solopos - 55 min 23 sec fa
data vaksin

Solopos.com, PURWODADI – Data ketersediaan vaksin antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak sama. Sehingga banyak daerah di Jawa Tengah (Jateng) yang kehabisan vaksin dan namun data pemerintah pusat menunjukan stok vaksin masih banyak.

Hal ini terungkap ketika Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi di Desa Wolo, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan. Kunjungan Ganjar pada Selasa (3/8/2021) itu karena adanya keluhan stok vaksin di Grobogan menipis.

Saat di Desa Wolo, Ganjar menjumpai semua data penyuntikan vaksin diinput secara langsung melalui aplikasi Pcare. Baru setelah itu, data vaksinasi diinput melalui aplikasi Smile.

“Lha kenapa tidak langsung ke Smile pak, pusat melihatnya pakai itu [aplikasi Smile],” kata Ganjar ke petugas vaksinasi.

Baca juga: Hari Ini Tambah 4.331, Kasus Covid-19 di Jateng Terbanyak Nasional

Kondisi ini yang membuat data vaksin yang dimiliki pemerintah pusat melalui aplikasi Smile menunjukkan daerah-daerah itu masih memiliki stok vaksin cukup banyak. Ternyata, data di aplikasi Smile tidak sesuai seperti di lapangan.

Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, Slamet Widodo menjelaskan bahwa input data ke aplikasi Smile membutuhkan waktu yang lama. Sehingga data vaksinasi setelah direkap diinput ke aplikasi Pcare baru ke Smile.

“Input ke aplikasi Smile itu butuh waktu lama. Kita tiap hari kalau vaksinasi sudah langsung input data vaksin ke aplikasi Pcare,” jelasnya.

Baca juga: Catat, Nakes di Jateng Terima Vaksin Booster Pekan Ini

Data VaksinGubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Desa Wolo, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Selasa (3/8/2021). (Solopos.com-Pemkab Grobogan) Ketidaksesuaian Data Vaksin

Ganjar mendapat gambaran, bahwa sebenarnya ada ketidakcocokan data antara pemerintah pusat dengan daerah. Pemerintah pusat melihat stok masih banyak, karena melihat aplikasi Smile.

“Saya sampaikan ke pusat, hampir seluruh kabupaten protes. Lho kami sudah menyuntikkan [vaksin] banyak, dan sudah habis. Kok datanya seolah-olah kami masih nyimpan stok. Ini bu Bupati Grobogan juga komplain, makanya langsung saya cek,” katanya.

Menurut Ganjar ada yang perlu dikoreksi dalam penggunaan aplikasi input data vaksin. Pertama Pcare, yakni aplikasi yang digunakan untuk menginput langsung data setelah orang divaksin.

“Ini (Pcare) sebenarnya adalah data paling riil. Sementara pusat yang dipakai acuan data dari aplikasi Smile. Ternyata butuh waktu lama untuk mengisi ke aplikasi Smile. Nah kalau belum diinput di Smile, maka dibaca stok di daerah masih banyak,” jelas Ganjar.

Baca juga: Terapkan PPKM Level 3, Penyekat Jalan ke Pusat Kota Kudus Dibuka

Untuk mengantisipasi hal itu, Ganjar mengusulkan agar ada integrasi data vaksin. Ganjar meminta pemerintah pusat untuk juga melihat proses vaksinasi di aplikasi Pcare.

Selain meninjau vaksinasi di Desa Wolo, Gubernur Ganjar juga meninjau Pasar Nglejok, Purwodadi. Namun kedatangan Ganjar yang hendak mengajak pedagang untuk taat protokol kesehatan malah memicu kerumunan. Banyak pedagang dan pembeli yang ingin mengabadikan kedatangan Gubernur Jateng itu.

“Bubar-bubar, jangan ngumpul-ngumpul, mbalek ning dagangane dewe-dewe. Ojo berkerumun,” ujar Ganjar.

Dalam kesempatan itu Ganjar juga mengingatkan agar para pedagang senantiasa menjaga jarak, memakai masker dan menggunakan hand sanitizer. Ganjar juga menyempatkan diri mengetes pemahaman pedagang tentang Covid-19. (Arif Fajar Setiadi)

 

 

 

 

The post Beda Aplikasi Jadi Pemicu Data Vaksin Daerah dan Pusat Beda appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Liga 1 Kick-off 20 Agustus, PT LIB: Masih Bisa Berubah

Solopos - 1 ora 20 min fa

Solopos.com, JAKARTA – PSSI memutuskan menggelar Liga 1 2021-2022 mulai 20 Agustus 2021. Meski demikian, Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Akhmad Hadian Lukita, menyebut jadwal kick-off Liga 1 itu masih bisa berubah.

Sebelumnya PSSI lewat Sekjen Yunus Nusi hari ini menyebut musim baru Liga 1 akan dimulai 20 Agustus. Meskipun nanti jadwal itu mungkin akan bentrok dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa pandemi Covid-19 ini.

Yunus Nusi menyatakan optimistis apa pun kondisinya, Liga 1 akan tetap bergulir 20 Agustus mendatang.

Baca Juga: Hari Ini Tambah 4.331, Kasus Covid-19 di Jateng Terbanyak Nasional

Namun terkait hal ini, Akhmad Hadian rupanya melontarkan pernyataan yang kontradiktif. Ia mengatakan pergeseran tanggal masih mungkin terjadi andai ada permintaan dari 18 klub peserta Liga 1.

“Semuanya kembali ke klub sebagai kontestan. Kalau ternyata belum siap, nanti permintaan tanggal berapa akan kami putuskan. Kami akan mengadakan rapat dengan klub-klub pada Rabu (4/8/2021) mulai pukul 14.00 WIB,” ungkap pria asal Jawa Barat tersebut, seperti dimuat Antara, Selasa (3/8/2021).

PT LIB menyadari tim-tim peserta membutuhkan waktu untuk mempersiapkan tim. Apalagi saat ini beberapa klub tengah meliburkan skuat  dari latihan bersama lantaran penerapan kebijakan PPKM di beberapa wilayah Tanah Air.

Baca Juga: Waduh! Kasus Covid-19 di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi Naik 3 Pekan Beruntun

 

Format Tak Berubah

“Untuk PT LIB, pada dasarnya kami sudah siap menggelar Liga 1. Kami sudah menyiapkan perangkat, logistik dan jadwal Liga 1,” tutur Akhmad Hadian.

Sebelumnya, Liga 1 2021-2022 sendiri direncanakan bergulir mulai 9 Juli 2021 lalu. Liga 1 ditunda lantaran meningginya kasus Covid-19 di Jawa dan Bali.

Adapun format pelaksanaan Liga 1 2021-2022 nanti tidak berubah dari rencana semula, yaitu sistem seri dengan pertandingan berlangsung di beberapa klaster.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Turun, DI Yogyakarta Malah Naik

Setelah kepastian Liga 1, berikutnya PSSI dan PT LIB akan menggulirkan Liga 2 2021. Akan tetapi, waktu pelaksanaannya akan dipastikan kemudian.

The post Liga 1 Kick-off 20 Agustus, PT LIB: Masih Bisa Berubah appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Kagama Siap Bantu Peti Mati Untuk RS Rujukan Covid-19 Soloraya

Solopos - 1 ora 22 min fa
bantuan peti mati kagama

Solopos.com, SOLO — Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada atau Kagama Solo menyalurkan bantuan berupa peti mati ke RSUD dr Moewardi (RSDM) Kota Solo, Selasa (3/8/2021) pagi. Hal itu merepons langkanya peti mati pada masa pandemi saat ini.

Ketua Kagama Solo, KGPHA Dipokusumo, kepada Solopos.com, mengatakan ada beberapa pertimbangan Kagama menyalurkan bantuan peti mati ke RSDM. Menurutnya, ketersediaan peti mati dinilai kurang sementara pasien positif corona yang meninggal cukup banyak.

Baca Juga: Waduh, Sudah 933 Warga Solo Meninggal Positif Corona

“Penyaluran tadi tahap awal ada 10 peti mati. Rencananya 100-an peti kami salurkan tergantung kebutuhan. Tadi Dirut RSDM menyampaikan ada penurunan jumlah pasien [corona],” paparnya.

Menurutnya, selain peti mati, Kagama telah menyalurkan bantuan untuk menunjang protokol kesehatan (prokes) seperti masker dan handsanitizer.

Baca Juga: 4.710 Mobil Diperiksa Saat Penyekatan di Jalur Masuk Solo, 707 Unit Dipaksa Putar Balik

Selain itu Kagama sedang mengkaji bantuan sembako kepada para warga terdampak pandemi. Kajian itu agar bantuan tepat sasaran. “Kami lihat dulu daftarnya setiap kelurahan. Jangan sampai double bantuan, tapi malah ada yang tidak,” imbuhnya.

Penyaluran Tahap II

Sekretaris Kagama Solo, Setyo Prakoso, mengatakan rencana penyaluran peti mati tahap dua akan diserahkan ke seluruh rumah sakit di Soloraya. Bantuan ke RSDM merupakan tahap awal.

Baca Juga: Pemakaman dengan Protokol Covid-19 di Solo Melonjak 4 Kali Lipat, Penggali Kubur Kewalahan

“Kagama Jateng membuat gerakan donasi peti mati dan kami melaksanakan. Kami sudah menyiapkan 125 peti untuk seluruh rumah sakit di Soloraya,” paparnya.

Menurutnya, Kagama sudah bergerak dari Jogja. Kagama memilih memberi bantuan peti mati untuk melengkapi sektor yang jarang tersentuh. Seperti kasus di kota-kota lain, ada puluhan jenazah yang tertunda pemakamannya karena tidak ada peti mati.

Baca Juga: Catat Lur! Jl Slamet Riyadi Solo Ditutup Mulai Pukul 20.30 WIB hingga 05.00 WIB

Setyo menyebut bantuan peti mati itu bukan menunjukkan doa yang buruk namun justru menghormati korban yang sudah meninggal dalam artian merawat. Ia berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir.

The post Kagama Siap Bantu Peti Mati Untuk RS Rujukan Covid-19 Soloraya appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Kasus Prank Bantuan Rp2 T, Kapolda Sumsel Dianggap Salah Fatal

Solopos - 1 ora 26 min fa

Solopos.com, PALEMBANGKasus donasi bantuan Rp2 triliun Akidi Tio, kepolisian sempat menetapkan anak bungsu Akidi Tio, Heriyanty dan dokter keluarga, Prof Hardi Darmawan sebagai tersangka.

Mereka dianggap membuat kegaduhan karena menyebar berita bohong atau hoaks. Beberapa jam kemudian polisi mengklarifikasi status tersangka Heriyanti.

Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, menilai terjadi ralat status tersangka lantaran tidak ada koordinasi yang baik antara Kapolda dengan bawahannya.

Baca Juga: Geger Prank Sumbangan Rp2 T, Begini Pesan Psikolog 

“Perubahan pernyataan itu menunjukkan tidak adanya koordinasi yang bagus oleh Kapolda Sumsel pada bawahannya,” kata Bambang saat dihubungi Suara.com, Selasa (3/8/2021).

Bambang mengatakan, miskoordinasi yang dilakukan Kapolda Sumsel yakni Irjen Eko Indra Heri sebenarnya sudah sejak awal terjadi.

Seharusnya sebagai Kapolda, Eko melakukan cek dan ricek sebelum menerima sumbangan tersebut.

Tercoreng

“Ini sebenarnya sudah sejak awal terjadi, bagaimana sumbangan Rp2 triliun dari Heriyanty Akidi Tio ini tidak dicek dan ricek lebih dulu. Sumbangan 2T itu dalam bentuk apa? Surat berharga, apakah benar ada isinya atau tidak? darimana? legal atau tidak?,” tuturnya.

“Bagaimana prosesnya? Akan masuk ke rekening siapa dan lain-lain? Semua itu bisa dilakukan sebelum melakukan publikasi. Artinya memang ada kecerobohan fatal yang dilakukan oleh Kapolda,” lata dia.

Menurutnya jika donasi tersebut terbukti merupakan penipuan maka nama Kapolda akan tercoreng. Tak hanya itu institusi Polri juga ikut tercoreng namanya.

“Bagaimana seorang pimpinan tertinggi kepolisian di daerah bisa menjadi korban kebohongan dan itu dipublikasikan sendiri. Ini tentu harus menjadi bahan evaluasi Kapolri,” tandasnya.

Baca Juga: Baliho Puan Maharani Ditulisi “Open BO”, PDIP Lapor Polisi

Untuk diketahui, meski mengklarifikasi status tersangka Heryanti, polisi masih terus memeriksa keempat orang ini.

Selain Heriyanty, tiga orang yang diperiksa lainnya yakni dokter keluarga Prof Hardi Darmawan, suami dan anak Heriyanti.

Namun Senin (2/8/2021) malam sekitar pukul 22.00 WIB, polisi mempersilakan keempat terperiksa tersebut agar pulang ke rumah.

Selasa (3/8/2021), polisi masih menjalani proses pemeriksaan dengan jeratan hukuman yang kemungkinan sama dengan sebelumnya.

Polisi berkemungkinan akan mengenakan pasal dengan dasar yang sama, terjadinya kegaduhan apalagi dikaitkan dengan situasi pandemi Covid 19.

 

The post Kasus Prank Bantuan Rp2 T, Kapolda Sumsel Dianggap Salah Fatal appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Spesifikasi Realme 8 5G, Ponsel dengan Fitur Kamera Super Nightscape

Solopos - 1 ora 36 min fa
Spesifikasi Realme 8 5G.

Solopos.com, SOLO —  Perusahaan asal China, Realme, meluncurkan produk barunya tipe 8 5G pada 28 April 2021. Realme 8 5G ini mendukung jaringan 5G dan memiliki spesifikasi yang ciamik untuk disimak.

Mengutip dari Gsmarena, Selasa (3/8/2021), Realme 8 5G memiliki slot SIM card untuk yang dapat aktif bersamaan. Layar ponsel ini memiliki lebar 6,5 inci  dan terpasang LCD tipe IPS. Layamya memiliki resolusi 1080×2400 piksel  dengan ratio 20:9.

Baca Juga: Ini Spesifikasi Trio Ponsel Baru Motorola, Rilis Bulan Ini

Ponsel Realme ini mengusung sistem operasi Andoid 11 yang dipadukan dengan Realme UI 2.0. Ponsel ini ditenagai prosesor MediaTek MT6833 dimensity 700 5G. Dengan GPU Mali-G57 MC2 dan CPU Octa-core hingga 2.2Ghz.

Ponsel ini dilengkapi slot memori eksternal untuk kartu SD. Sementara untuk memori utama terdpat beberapa varian pada ponsel ini. Yakni 64GB dengan RAM 4GB , 128GB dengan RAM 4GB, 128GB dengan RAM 6GB, dan 128GB dengan RAM 8GB.

Baca Juga: Spesifikasi Oppo A74 5G, Ponsel Premium Desain Berkilau

Ponsel Relalme ini memiliki tiga kamera dengan lensa utama 48 MP, dengan bukaan f/1.8, lensa makro 2 MP, dengan bukaan f/2.4, dan lensa potrait 2 MP, dengan bukaan f/2.4. Kamera ini memiliki sejumlah fitur yakni super nightscape, LED flash, HDR, dan panorama. Pada kamera depan terdapat 16 MP dengan bukaan f/2.1 untuk kebutuhan selfie.

Baterai ponsel Realme ini sebesar 5.000 mAh untuk keperluan kerja atau sekolah bisa seharian. Realme ini juga mendukung pengisian daya cepat sebesar 18 watt. Realme 8 5G juga sudah menggunakan port USB tipe C 2.0. Fitur pemindai sidik jari juga terpasang di bagian samping bodi untuk keamanan privasi pengguna. Fitur NFC juga dibenamkan dalam ponsel ini untuk mempermudah transaksi dengan kartu ATM.

Baca Juga:Spesifikasi Oppo A54 5G, Ponsel 4 Kamera Dengan Fitur Dazzle Color

Ponsel ini ditawarkan dengan warna hitam dan biru. Berdasarkan pantauan Solopos.com di marketplace, Realme 8 5G dibanderol dengan harga Rp3,3 juta dengan spesifikasi RAM 8 GB dan memori internal 128 GB.

The post Spesifikasi Realme 8 5G, Ponsel dengan Fitur Kamera Super Nightscape appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Hari Ini Tambah 4.331, Kasus Covid-19 di Jateng Terbanyak Nasional

Solopos - 1 ora 39 min fa
Tes PCR puskesmas swab Laboratorium PCR Boyolali

Solopos.com, JAKARTA – Jawa Tengah (Jateng) menjadi penyumbang terbanyak kasus Covid-19 di Indonesia hari ini, Selasa (3/8/2021). Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menunjukkan Indonesia memiliki 33.900 kasus baru positif Covid-19, dan di Jateng terdapat 4.331 pasien baru.

Kasus baru tersebut disertai juga dengan penambahan 31.324 pasien sembuh dan 1.598 orang meninggal dunia. Total sejak pasien pertama pada Maret 2020 terdapat 3.496.700 kasus Covid-19 di Indonesia, dengan 2.873.669 orang pulih dan 98.889 orang meninggal dunia.

Saat ini terdapat 524.142 kasus aktif atau pasien yang menjalani perawatan dan isolasi setelah terkonfirmasi Covid-19. Angka itu memperlihatkan penambahan 978 orang dibandingkan Senin kemarin (2/8).

Baca Juga: Waduh! Kasus Covid-19 di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi Naik 3 Pekan Beruntun

Terdapat pula 130.628 orang yang masuk dalam kategori suspek Covid-19. Hasil itu didapat setelah dilakukan pengujian 248.226 spesimen dari 151.712 orang di ratusan jejaring laboratorium di seluruh Indonesia. Total 26.858.020 spesimen dari 18.234.025 orang telah diuji terkait Covid-19 sejak tahun lalu.

Dari jumlah tersebut didapat tingkat positif atau positivity rate nasional untuk spesimen harian adalah 27,54 persen dan tingkat positif untuk orang harian adalah 22,34 persen.

Wilayah yang alami penambahan kasus harian terbanyak adalah Jawa Tengah dengan 4.331 kasus baru, Jawa Barat 4.301 kasus baru, Jawa Timur 4.113 kasus baru, DKI Jakarta 1.601 kasus baru, dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki 1.445 kasus baru.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Turun, DI Yogyakarta Malah Naik

DKI Jakarta juga menjadi provinsi dengan total kasus dan pasien sembuh Covid-19 terbanyak dengan 820.365 kasus dan 793.893 orang pulih. Sementara akumulasi kasus kematian tertinggi terdapat di Jawa Timur dengan 21.331 orang meninggal dunia.

The post Hari Ini Tambah 4.331, Kasus Covid-19 di Jateng Terbanyak Nasional appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Pesawat Kepresidenan RI Dicat Ulang, Berapa Biayanya?

Solopos - 1 ora 48 min fa

Solopos.com, JAKARTA–Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 atau BBJ 2 dicat ulang.

Warnanya kini berubah dari biru muda menjadi merah. Seperti apa perbandingannya?

Foto pesawat kepresidenan yang telah dicat ulang itu dibagikan sejumlah netizen di media sosial, salah satunya pengamat penerbangan Alvin Lie.

Dari foto yang dibagikan, tampak warna putih dan merah mendominasi bodi pesawat.

Selain itu, di bagian depan pesawat tertulis ‘Republik Indonesia’. Sedangkan di bagian belakang, ada gambar bendera Merah Putih. Desain pesawat tak banyak berubah dari sebelumnya. Perbedaan hanya terlihat dari cat biru muda yang berubah menjadi merah.

Berapa biaya pengecatan pesawat untuk Presiden Jokowi itu? Alvin Lie menyebut mencapai sekitar Rp 2,1 miliar.

Baca Juga: Pesawat Kepresidenan RI Kini Merah Menyala 

“Hari gini masih saja foya-foya ubah warna pesawat kepresidenan. Biaya cat ulang pesawat setara B737 berkisar antara US$100.000 sampai dengan US$150.000. Sekitar Rp1,4 miliar sampai dengan Rp2,1 miliar,” tulis Alvin, Selasa (3/8/2021).

Sumber di Istana juga menyebutkan hal yang sama. Biaya pengecatan untuk BBJ-2 mencapai Rp 2,1 miliar. “Rp2,1 miliar untuk BBJ,” kata sumber tersebut.

Penjelasan Istana

Perihal pengecatan ulang pesawat kepresidenan ini, Istana memberikan penjelasan. Pesawat kepresidenan dicat ulang dalam rangka HUT Ke-75 RI.

“Benar, Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 atau Pesawat BBJ 2 telah dilakukan pengecatan ulang. Pengecatan Pesawat BBJ 2 sudah direncanakan sejak tahun 2019, terkait dengan perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia di tahun 2020. Proses pengecatan sendiri merupakan pekerjaan satu paket dengan Heli Super Puma dan Pesawat RJ,” kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, dalam keterangan tertulis, Selasa (3/8/2021).

Namun pada 2019, pesawat BBJ 2 belum memasuki jadwal perawatan rutin. Jadi, kata Heru, pengecatan terlebih dahulu dilakukan untuk Heli Super Puma dan pesawat RJ.

Baca Juga: Pemerintah Ngutang Lagi Demi Rakyat 

“Perawatan rutin Pesawat BBJ 2 jatuh pada tahun 2021 merupakan perawatan Check C sesuai rekomendasi pabrik, maka tahun ini dilaksanakan perawatan sekaligus pengecatan yang bernuansa Merah Putih sebagaimana telah direncanakan sebelumnya. Waktunya pun lebih efisien, karena dilakukan bersamaan dengan proses perawatan,” ujar Heru.

Bukan Foya-Foya

Heru juga menjawab anggapan yang berkembang di media sosial bahwa pengecatan ulang Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 atau BBJ 2 merupakan bentuk foya-foya.

Istana mengatakan pengecatan ulang itu sudah direncanakan sejak dua tahun lalu.

“Dapat dijelaskan, bahwa pengecatan pesawat ini telah direncanakan sejak tahun 2019, serta diharapkan dapat memberikan kebanggaan bagi bangsa dan negara,” kata Heru.

Heru menjelaskan anggaran untuk pengecatan pesawat kepresidenan itu sudah dialokasikan di APBN. Terkait refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, Heru menjelaskan hal itu sudah dilakukan.

Sudah Dialokasikan

“Perlu kami jelaskan bahwa alokasi untuk perawatan dan pengecatan sudah dialokasikan dalam APBN. Selain itu, sebagai upaya untuk pendanaan penanganan Covid, Kementerian Sekretariat Negara juga telah melalukan refocusing anggaran pada APBN 2020 dan APBN 2021, sesuai dengan alokasi yang ditetapkan Menteri Keuangan,” ujar Heru.

“Dapat pula kami tambahkan bahwa proses perawatan dan pengecatan dilakukan di dalam negeri, sehingga secara tidak langsung, mendukung industri penerbangan dalam negeri, yang terdampak pandemi,” sambung Heru.

 

The post Pesawat Kepresidenan RI Dicat Ulang, Berapa Biayanya? appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Teristimewa untuk Wanita dari STT “Warga”

Solopos - 1 ora 49 min fa
Infografis STT Warga (Galih Ertanto/Solopos)

Solopos.com, SOLO — Sekolah Tinggi Teknologi (STT) “Warga” menawarkan program istimewa bagi calon mahasiswa perempuan. Persembahan istimewa ini untuk mendorong labih banyak perempuan menekuni pendidikan teknik terapan yang memang menjadi keahlian STT “Warga”. Program ini tersedia untuk calon mahasiswa yang mendaftar hingga maksimal 31 Agustus 2021. Syaratnya mudah, plus pendaftar dapat banyak keuntungan. Simak detailnya di infografis berikut.

Infografis STT Warga (Galih Ertanto/Solopos)Infografis oleh Galih Ertanto

The post Teristimewa untuk Wanita dari STT “Warga” appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Catat, Nakes di Jateng Terima Vaksin Booster Pekan Ini

Solopos - 1 ora 59 min fa
Vaksinasi Nakes Grobogan Vaksin Booster

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) akan melakukan vaksinasi booster atau suntikan vaksin ketiga kepada tenaga kesehatan (nakes) mulai pekan ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yulianto Prabowo, mengaku vaksin booster yang diperuntukkan bagi nakes itu sudah diterima Pemprov Jateng.

“Totalnya ada sekitar 11.000 vial. Jenisnya Modena. Itu nanti akan diberikan kepada seluruh nakes,” ujar Yulianto saat dijumpai wartawan di kompleks Kantor Pemprov Jateng, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Update Covid-19 Indonesia 3 Agustus: Positif 33.900, Sembuh 31.324, Meninggal 1.598 Orang

Yulianto mengaku vaksin booster jenis Modena untuk nakes itu rencana diberikan mulai pekan ini. Oleh karenanya, ia pun meminta seluruh daerah untuk menyiapkan fasilitas kesehatan (faskes) yang bisa menampung vaksin tersebut.

“Jadi, kita harus siapkan cold chain atau rantai dingin penyimpanannya, karena karena karakter vaksin ini beda dengan vaksin sebelumnya [Sinovac],” ujar Yulianto.

Menurut Yulianto, vaksin Modena untuk vaksinasi booster naker harus disimpan dalam ruangan bersuhu dingin di bawah atau minus 25 derajat Celcius.

Baca juga: Duh, Vaksin Booster untuk Nakes Sukoharjo Masih Buram

Berbeda dengan vaksin Sinovac yang bisa bertahan dalam lemari pendingin bersuhu minus 2-8 derajat Celcius.

“Kabupaten/kota masih bisa mengupayakan penyediaan rantai dingin untuk menyimpan vaksin Modena. Tapi kalau enggak bisa, ya pakai dari Sinovac, hanya memang ada batas waktunya maksimal 30 hari,” ujar Yulianto.

Baca juga: Innalillahi, Nakes RSUD Wonogiri Meninggal Dunia karena Terpapar Covid-19

Yulianto mengatakan vaksin booster atau vaksin ketiga jenis Modena memang diperuntukkan bagi nakes. Hal ini karena nakes paling rentan terpapar Covid-19.

Bahkan para nakes masih banyak yang terpapar Covid-19 meski sudah disuntik vaksin jenis Sinovac sebanyak dua kali.

Selain Modena, Jateng pekan ini juga akan mendapat pasokan 24.000 vial vaksin jenis Sinovac. Puluhan ribu vial vaksin itu merupakan hibah dari negara tetangga dan diperuntukkan bagi penyandang disabilitas atau difabel.

 

The post Catat, Nakes di Jateng Terima Vaksin Booster Pekan Ini appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Pesawat Kepresidenan RI Kini Merah Menyala

Solopos - 2 ore 5 min fa

 Solopos.com, JAKARTA–Pemerintah mengecat ulang pesawat kepresidenan dari warna biru menjadi warna merah. Partai Demokrat pun langsung melayangkan protes.

“Sekarang pesawat kepresidenan berwarna merah. Entah maksudnya apa, bisa warna bendera, bisa juga corona. Dulu biru. Desain dan warna karya seorang mayor desainer di TNI AU,” kata Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Andi Arief menyebutkan alasan pesawat kepresidenan dicat biru. Andi Arief lantas mengungkit judul lagu yang dipopulerkan Ariel Noah.

“Dominasi biru langit adalah upaya peningkatan keamanan penerbangan, sebagai warna kamuflase saat terbang,” kata Andi Arief.

“Menghapus jejakmu, kata Ariel,” kata Andi Arief.

Direncanakan 2019

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono membenarkan bahwa pesawat kepresidenan Pesawat Indonesia-1 atau Pesawat BBJ 2 telah dicat ulang.

Dia mengungkapkan pengecatan pesawat BBJ 2 ini sudah direncanakan sejak 2019 terkait dengan perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 2020.

“Proses pengecatan sendiri merupakan pekerjaan satu paket dengan Heli Super Puma dan Pesawat RJ,” kata dia dalam keterangannya, Selasa (3/8/2021).

Heru menyebutkan, pada 2019, pesawat BBJ 2 belum masuk jadwal perawatan rutin. Jadi yang dicat lebih dulu adalah Heli Super Puma dan pesawat RJ.

Dia mengatakan perawatan rutin ini memiliki interval waktu yang sudah ditetapkan dan harus dipatuhi, sehingga jadwal perawatan ini harus dilaksanakan tepat waktu.

Baca Juga: Politikus PDIP Salahkan Jokowi soal Jebakan Pandemi, Andi Arief: Pendukung Pemerintah Mulai Sadar

Untuk perawatan rutin pesawat BBJ 2 jatuh pada 2021 merupakan perawatan Check C sesuai rekomendasi pabrik.

“Maka tahun ini dilaksanakan perawatan sekaligus pengecatan yang bernuansa Merah Putih sebagaimana telah direncanakan sebelumnya. Waktunya pun lebih efisien karena dilakukan bersamaan dengan proses perawatan,” jelas dia.

 

The post Pesawat Kepresidenan RI Kini Merah Menyala appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Pengumuman! PPKM Level 4 di Klaten Berlanjut hingga 9 Agustus 2021

Solopos - 2 ore 12 min fa
Bupati Klaten Sri Mulyani PKK Vaksinasi Covid-19 meninggal dunia PPKM Level 4

Solopos.com, KLATEN – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Klaten kembali diperpanjang hingga 9 Agustus 2021. Perpanjangan itu menyesuaikan keputusan pemerintah pusat.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan ketentuan pembatasan yang dituangkan sama dengan ketentuan PPKM level 4 sebelumnya yang berakhir pada Senin (2/8/2021). Dia memastikan pemkab tetap menyesuaikan ketentuan pembatasan yang dikeluarkan pemerintah pusat melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).

“Ketentuan pelonggaran hampir sama dengan ketentuan kemarin. Yang jelas kami di pemkab siap karena kondisi di Klaten kasus Covid-19 sudah menurun tetapi belum baik, belum seperti yang ditargetkan,” kata Mulyani saat ditemui di Pendopo Pemkab Klaten, Selasa (3/8/2021).

Baca Juga: 351 Pelamar CPNS Sragen Tidak Memenuhi Syarat, Ini Sebabnya

Mulyani menjelaskan pelonggaran sudah diberlakukan sebelumnya pada perpanjangan PPKM level 4 mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021. Dia mencontohkan seperti kawasan Alun-alun Klaten sudah kembali dibuka setelah 17 hari pelaksanaan PPKM darurat ditutup.

Namun, para pedagang di kawasan alun-alun tetap diminta mematuhi ketentuan pembatasan secara umum bagi PKL serta warung makan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Sesuai ketentuan PPKM level 4, PKL hingga warung makan diizinkan beroperasi dan dibatasi hingga pukul 20.00 WIB.

“PKL Alun-alun Klaten sudah kami berikan bantuan dua kali berupa sembako [karena penutupan kawasan alun-alun]. Sekarang sudah ada sedikit pelonggaran. Saya sudah berpesan pelonggaran ini dimanfaatkan dengan baik dan tetap menaati ketentuan protokol kesehatan serta jam beroperasinya. Tidak perlu dioyak-oyak petugas, pukul 20.00 WIB sudah tutup sendiri,” urai dia.

Mulyani mengatakan angka kasus aktif di Klaten sudah menurun dengan angka kesembuhan yang belakangan lebih banyak dibandingkan angka penambahan kasus positif Covid-19. Namun, angka kematian pasien Covid-19 di Klaten masih tinggi. Dikonfirmasi sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan angka kematian kasus Covid-19 di Klaten sekitar 7,4 persen.

“Jadi memang butuh kerja sama semuanya untuk menurunkan angka Covid-19 ini terutama angka kematian. Kami tidak mungkin kerja sendiri. Butuh dukungan dari semua elemen masyarakat,” kata Mulyani yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Klaten.

Baca Juga: Kebijakan Baru Instagram Bantu Lindungi Pengguna Remaja

Sementara itu, Camat Jatinom, Wahyuni Sri Rahayu, mengatakan tiga pasar yakni pasar ayam, pasar burung, dan pasar klithikan yang buka saban pasaran Legi sudah mulai beroperasi lagi. Sebelumnya, ketiga pasar itu ditutup menyusul pemberlakuan PPKM darurat hingga level 4.

Namun, protokol kesehatan ketat tetap wajib diberlakukan para pedagang maupun pengunjung. “Dari hasil koordinasi dengan Disdagkop dan UKM, ketiga pasari sudah boleh buka dengan tetap protokol kesehatan ketat,” kata Rahayu.

The post Pengumuman! PPKM Level 4 di Klaten Berlanjut hingga 9 Agustus 2021 appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Pasien Kabur di RS Lapangan, Pemkab Bantul Tambah Satpam

Solopos - 2 ore 45 min fa
pasien covid-19 kabur RS Lapangan

Solopos.com, BANTUL – Adanya kasus pasien Covid-19 yang mencoba kabur di Rumah Sakit (RS) Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) membuat Pemkab Bantul pertimbangkan penambahan pagar dan petugas keamanan. Sebelumya kejadian pasien kabur juga sempat terjadi di Selter Niten.

Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo mengungkapkan keprihatinnya atas meninggalnya pasien yang berusaha kabur dari RSLKC. “Kami memang sangat prihatin mendapatkan laporan. Salah satu warga kita pasien Covid-19 mungkin mengalami kejenuhan. Depresi sehingga harus keluar dari rumah sakit. Kemudian terjadi kecelekaan tadi laporannya meninggal, ya kita prihatin,” ungkapnya pada Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Tragis, Terpeleset Saat Kabur Dari RS Lapangan, Pasien Covid-19 di Bantul Meninggal di Kolam ikan

Atas kejadian itu, Joko telah menyampaikan langsung kepada Kepala Dinkes Bantul agar kejadian serupa jangan sampai terjadi lagi. Joko juga akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP terkait kemungkinan penambahan pagar di sejumlah selter. Termasuk RS Lapangan Khusus Covid-19

“Kami akan koordinasi dengan Satpol PP nanti. Apakah memungkinkan di setiap RS ditambah pagarnya. Di samping ada satpamnya yang kita perbantukan. Supaya jangan sampai terjadi lagi, ini preseden yang sangat memprihatinkan,” tegasnya.

Psikososial Pasien di RS Lapangan

Baca juga: Dinkes Bantul Pastikan Angka Kasus DBD Pada 2021 Turun

Ketua FPRB Bantul, Waljito pun turut menanggapi adanya kasus pasien Covid-19 yang kabur dari RS Lapangan. Waljito menyoroti aspek psikososial pasien. Menurutnya pasien isoman di rumah maupun selter membutuhkan pendampingan psikososial. “Karena banyak yang melakukan isoman itu justru menuju sakit, bukan menuju sehat,” ujarnya.

“Secara psikologis dia [pasien] merasa bahwa diasingkan, kemudian menjadi beban psikis tersendiri. Sehingga perlu adanya pendampingan psikososial, bisa dilakukan lembaga pemerintah kalau sekarang tidak mampu bisa menggandeng relawan untuk dilatih pendampingan psikososial,” tandasnya.

Hasil kajian tim FPRB terkait kejadian di RS Lapangan, warga yang sedang isoman menemukan banyak yang membutuhkan pendampingan. Karena kondisinya yang bisa drop sewaktu-waktu. “Ada yang mendengar suara ambulans kondisi dia [pasien] langsung drop. Mendengar suara pengumuman kematian atau layatan di masjid-masjid pun kondisinya drop,” tambahnya.

 

 

The post Pasien Kabur di RS Lapangan, Pemkab Bantul Tambah Satpam appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Waduh! Kasus Covid-19 di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi Naik 3 Pekan Beruntun

Solopos - 2 ore 48 min fa
Pilkada 2020 libur panjang protokol kesehatan

Solopos.com, JAKARTA – Pemerintah mewaspadai kenaikan kasus Covid-19 di luar Jawa dan Bali. Menurut catatan pemerintah, beberapa provinsi di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi mengalami kenaikan kasus Covid-19 selama tiga pekan berturut-turut.

“Saya ingin tetap menyampaikan beberapa provinsi yang harus terus waspada karena masih mengalami kenaikan kasus positif tiga minggu berturut-turut. Provinsi tersebut didominasi dari Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi,” ungkap Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dalam Konferensi Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia, Selasa (3/8/2021).

Wiku mengatakan hampir semua provinsi di Pulau Sumatra masih menunjukkan kenaikan selama tiga pekan terakhir. “Hanya Kepulauan Riau yang telah menunjukkan penurunan kasus,” katanya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Turun, DI Yogyakarta Malah Naik

Sedangkan di Kalimantan seluruh provinsi masih menunjukkan kenaikan tiga pekan berturut-turut, kecuali Kalimantan Barat yang sempat mengalami penurunan.

Selain itu, tambah Wiku, di Pulau Sulawesi seluruh provinsi juga menunjukkan kenaikan selama tiga pekan. “Kecuali Sulawesi Tenggara dan Gorontalo yang sempat mengalami penurunan,” paparnya.

Sementara itu, Wiku mengatakan di Pulau Jawa, DI Yogyakarta masih menunjukkan kenaikan kasus positif Covid-19 dalam dua pekan terakhir. “Kenaikan kasus yang belum juga dapat ditekan pada sebagian besar wilayah tersebut tentunya perlu menjadi perhatian kita bersama,” tegas Wiku.

Baca Juga: Update Covid-19 Indonesia 3 Agustus: Positif 33.900, Sembuh 31.324, Meninggal 1.598 Orang

 

Lengah

Kenaikan ini, kata Wiku, juga bisa terjadi karena pemerintah daerah dan masyarakatnya lengah. Mereka menganggap daerahnya baik-baik saja hanya karena tidak menerapkan PPKM Level 4.

“Untuk itu, kami mohon kepada seluruh masyarakat dari provinsi tersebut untuk segera melakukan persiapan menghadapi pasukan kenaikan kasus,” papar Wiku.

Dengan masih naiknya kasus selama tiga pekan terakhir, Wiku meminta agar daerah segera melakukan antisipasi dan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan di daerahnya masing-masing.

Baca Juga: PSSI Umumkan Liga 1 Kick-off 20 Agustus 2021

“Pastikan seluruhnya mencukupi dengan mengkonversi tempat tidur rumah sakit untuk pasien Covid atau membuka tempat isolasi terpusat jika dibutuhkan. Pastikan supply oksigen dan obat-obatan tercukupi dan terdistribusi dengan baik,” tegas Wiku.

The post Waduh! Kasus Covid-19 di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi Naik 3 Pekan Beruntun appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Fenomena “Pantai Berdarah” di Banyuwangi, Ini Penjelasannya

Solopos - 2 ore 55 min fa

Solopos.com, BANYUWANGI–Sebuah video menunjukkan Pantai Grajagan, Banyuwangi, Jawa Timur mengeluarkan air merah seperti darah.

Peneliti menyebut itu belum tentu fenomena harmful algal blooms (HAB) atau red tide. Red tide merupakan kondisi ketika suatu perairan mengalami perubahan warna.

Menurut Dosen Pertanian dan Perikanan di Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Mega Yuniarti, harmful algal blooms merupakan ledakan populasi alga.

Suatu kondisi di mana populasi alga di dalam ekosistem perairan mengalami peningkatan dikarenakan perubahan kondisi lingkungan.

Ledakan populasi alga dapat menyebabkan perubahan warna pada ekosistem perairan dengan warna sesuai jenis alga.

Pembuangan Limbah

Harmful algal blooms atau ledakan populasi dari fitoplankton. Nah ledakan ini apabila warna merah dari jenis alga Pyrodinium bahamense,” ujar Mega kepada detikcom, Selasa (3/8/2021).

Wilayah pantai khususnya muara, kata Mega, menjadi lokasi pembuangan limbah pertanian dan domestik dari arah hulu.

Sehingga memungkinkan menyuburkan perairan dan menyebabkan ledakan populasi alga.

Baca Juga: Waterspout Rusak Perahu dan Rumah Nelayan Banyuwangi 

“Tentu ini menjadi hal yang buruk karena mengandung neurotoksin yang berbahaya bagi biota laut di sana. Bisa mati,” tambahnya.

Meski begitu, kata Mega, fenomena pantai mengeluarkan darah di Pantai Grajagan belum pasti karena alga merah.

Pasalnya, warna merah itu hanya muncul di beberapa titik saja.

Belum Dipastikan

“Sekilas dari video tersebut, kalau cairan merahnya gitu aja, belum bisa mastikan ya. Kalau misalkan di permukaan lautnya ada warna merah yang lain itu mungkin bisa fenomena red tide atau harmful algal blooms. Itu memang dikarenakan populasi berlebih alga merah,” katanya.

Selain warna merah yang menyebar di permukaan laut, ciri-ciri lain fenomena red tide yakni ikan yang berada di area tersebut banyak yang mati.

“Fenomena red tide ini kan beracun. Jadi biasanya banyak ikan-ikan yang mati jika memang itu fenomena red tide,” imbuhnya.

Namun, jika cairan merah darah yang muncul hanya di beberapa titik saja dan tidak menyebabkan permukaan air laut berwarna merah secara masif, maka harus dilakukan penelitian lebih lanjut.

Video pantai mengeluarkan darah tersebut disebut diambil di Pantai Grajagan, Banyuwangi.

Video berdurasi 28 detik itu dibagikan melalui aplikasi percakapan dan media sosial.

“Pantainya keluar darah ini. Bagaimana ini di Grajagan ini. Lautnya keluar darah,” ucap perekam seperti dalam video yang dilihat detikcom, Selasa (3/8/2021).

 

The post Fenomena “Pantai Berdarah” di Banyuwangi, Ini Penjelasannya appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Waduh, Sudah 933 Warga Solo Meninggal Positif Corona

Solopos - 3 ore 14 sec fa
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta warga solo meninggal corona

Solopos.com, SOLO — Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo mencatat hingga Senin (2/8/2021) sudah ada sebanyak 933 warga yang meninggal setelah tertular virus corona.

Jumlah itu hampir 4% atau tepatnya 3,89% dari total kasus konfirmasi positif sebanyak 23.964 orang. Total kasus positif itu perinciannya 21.218 pulang/sembuh, 1.579 isolasi mandiri, 234 perawatan.

Dengan catatan kasus tersebut, jumlah kasus aktif di Solo hanya 8,5%. Sedangkan pasien yang menjalani rawat inap sebanyak 12,9%. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengakui angka kematian pasien Covid-19 di Kota Solo cukup tinggi.

Baca Juga: Pemakaman dengan Protokol Covid-19 di Solo Melonjak 4 Kali Lipat, Penggali Kubur Kewalahan

Dalam sehari, tercatat ada belasan warga Solo yang meninggal dunia setelah terpapar virus corona. “Memang masih cukup tinggi. Itu saja yang kami lihat sepekan ke depan. Kalau saya lihat sepekan ke depan sudah mulai landai dan pasti akan turun ke level ketiga kok. Surat Edaran PPKM terbaru ada pelonggaran, tapi mengikuti Instruksi Menteri [Inmen]. Tapi ini kan masih level 4 juga,” katanya kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Gibran menyebut kasus Covid-19 Kota Bengawan mulai menunjukkan tanda penurunan. Namun level PPKM belum juga diturunkan lantaran terdapat kategori lain yang dihitung sebagai penilaian.

Memaksimalkan Tracing dan Testing

Kategori lain itu meliputi tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) isolasi dan ICU belasan rumah sakit (RS) rujukan yang masih tinggi. BOR isolasi masih 74% sedangkan BOR ICU masih belum turun dari 90%.

Baca Juga: 4.710 Mobil Diperiksa Saat Penyekatan di Jalur Masuk Solo, 707 Unit Dipaksa Putar Balik

“Kami optimistis grafiknya bakal terus menurun, angka kesembuhannya tinggi. Kemudian, angka vaksinasinya juga tinggi, Saat ini, tenda darurat di RS-RS juga sudah mulai dibongkar,” jelas Gibran.

Gibran menyebut Pemkot Solo bakal memaksimalkan testing dan tracing guna menekan jumlah warga positif corona yang meninggal dunia. Selain itu, memisahkan warga yang terkonfirmasi positif dengan yang sehat menjadi salah satu cara menekan persebaran virus corona.

Baca Juga: Catat Lur! Jl Slamet Riyadi Solo Ditutup Mulai Pukul 20.30 WIB hingga 05.00 WIB

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan catatan kematian tersebut disumbang dari warga lanjut usia (lansia) usia 50 tahun ke atas. Mereka biasanya memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

“Mayoritas punya penyakit komorbid hipertensi dan diabetes melitus. Tidak ada kematian balita dan remaja. Potensi warga yang meninggal dunia akibat Covid-19 sebelum divaksin masih cukup tinggi meski Pemkot sudah membuka keran untuk itu,” bebernya.

The post Waduh, Sudah 933 Warga Solo Meninggal Positif Corona appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Turun, DI Yogyakarta Malah Naik

Solopos - 3 ore 5 min fa
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito

Solopos.com, JAKARTA – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan kasus Covid-19 di Jawa dan Bali turun selama PPKM Darurat dan PPKM Level 4. Namun Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu-satunya provinsi yang tidak menunjukkan perbaikan data kasus positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, memaparkan DI Yogyakarta menjadi satu-satunya daerah dengan kasus positif Covid-19 yang terus meningkat di Pulau Jawa dan Bali.

“Di Pulau Jawa masih ada DI Yogyakarta yang masih menunjukkan kenaikan kasus positif selama dua minggu terakhir,” kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (3/8/2021).

Baca Juga: Update Covid-19 Indonesia 3 Agustus: Positif 33.900, Sembuh 31.324, Meninggal 1.598 Orang

Pada 18 Juli kasus positif Covid-19 mingguan di DIY sebanyak 15.821 orang. Jumlah itu sempat menurun pada 25 Juli menjadi 12.694 orang. Namun kasus naik lagi pada 1 Agustus jadi 14.358 orang.

Wiku meminta kepala daerah di DI Yogyakarta untuk menekan laju penularan di daerahnya agar penanganan pandemi secara nasional bisa terus ditekan.

“Ini perlu menjadi perhatian kita bersama, kenaikan ini juga bisa terjadi karena pemerintah daerah dan masyarakatnya lengah dan menganggap daerahnya baik-baik saja karena tidak menerapkan PPKM Level 4,” ucapnya.

Baca Juga: PSSI Umumkan Liga 1 Kick-off 20 Agustus 2021

Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 3.496.700 orang Indonesia. Kini masih terdapat 524.142 kasus aktif, 2.873.669 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 98.889 jiwa meninggal dunia.

The post Kasus Covid-19 di Jawa-Bali Turun, DI Yogyakarta Malah Naik appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Duh, Vaksin Booster untuk Nakes Sukoharjo Masih Buram

Solopos - 3 ore 12 min fa
sukarelawan nakes sukoharjo bidan sragen positif covid-19 Nakes Wonogiri, tenaga kesehatan madiun nakes sukoharjo positif covid-19 P2PM Dinkes Klaten sukarelawan covid-19 solo puskesmas kratonan

Solopos.com, SUKOHARJO — Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo meminta para tenaga kesehatan (nakes) untuk bersabar terkait program vaksinasi ketiga covid-19 booster Moderna.

Hingga kini belum ada kepastian kapan program vaksinasi ketiga tersebut akan diberikan. Kepala DKK Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan saat ini vaksinasi ketiga bagi para nakes baru dilaksanakan di kota besar. Untuk Sukoharjo sendiri, belum ada kepastian kapan diberikan.

“Sampai awal Agustus ini belum ada kepastian kapan vaksin booster untuk nakes. Kita juga belum dapat berapa alokasinya,” kata Yunia ketika berbincang dengan Solopos.com, Selasa (3/8/2021).

Baca Juga: Catat! Call Center Layanan Derek Gratis Dishub Solo Ganti ke Nomor Ini

Juru bicara Satgas Covid-19 tingkat Kabupaten Sukoharjo ini menyampaikan jika vaksin booster hanya diberikan bagi nakes karena mereka berada di garda terdepan penanganan Covid-19 di tengah lonjakan kasus yang terjadi sebulan terakhir. Vaksin booster belum akan diberikan pada kategori lain baik pelayanan publik maupun masyarakat umum.

Yunia tetap mengingatkan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti menggunakan masker, menjauhi kerumunan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan tentu rajin mencuci tangan.

Dikatakan Yunia, kasus positif corona di Sukoharjo masih menunjukkan tren kenaikan. Berdasarkan update www.corona.sukoharjokab.go.id, saat ini kasus positif aktif masih 780 kasus. Terdiri dari 628 orang isolasi mandiri dan terpusat, serta 151 orang rawat inap dirumah sakit.

Untuk kasus positif meninggal naik delapan dari 690 menjadi 698 orang. Sedangkan untuk suspek corona naik menjadi 1.011 orang yang terdiri dari 15 isolasi mandiri, 191 rawat inap, 778 selesai pemantauan, 27 meninggal, dan 771 swab negatif.

“Berdasarkan update per 2 Agustus ini, dalam dua hari ada kenaikan 228 kasus positif sehingga akumulasinya menjadi 10.808 kasus. Untuk kasus sembuh naik 178 sehingga totalnya menjadi 9.330 kasus dan untuk positif meninggal naik delapan menjadi 698 orang,” jelasnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sukoharjo, Iskandar mendesak Pemerintah Pusat segera memberikan vaksinasi dosis tiga bagi para nakes di Sukoharjo. Vaksin booster mendesak diberikan bagi para nakes. Apalagi sejumlah nakes di Sukoharjo gugur setelah melawan virus corona saat lonjakan kasus terjadi dalam sebulan terakhir.

“Seluruh nakes telah menerima suntikan vaksin Covid-19 dua kali. Tapi saat ini ada puluhan nakes di Sukoharjo yang terpapar Covid-19. Mereka dari orang tanpa gejala (OTG), gejala ringan, sedang hingga berat dan mengalami perburukan dan meninggal dunia,” katanya.

Baca Juga: 351 Pelamar CPNS Sragen Tidak Memenuhi Syarat, Ini Sebabnya

Untuk itu, pihaknya mendesak pemerintah segera melaksanakan pemberian vaksin dosis ketiga bagi para nakes di Sukoharjo. Harapannya lewat pemberian vaksinasi dosis ketiga ini dapat memberikan proteksi ekstra terhadap para nakes yang berjibaku menangani pasien Covid-19 di fasilitas kesehatan. Dengan demikian para nakes dapat bekerja lebih tenang usai mendapat vaksin booster ini.

“Vaksin dosis pertama dan kedua telah diberikan sejak Januari dan Februari lalu. Vaksin yang diterima jenis Sinovac dan ini tengah menjadi kajian IDI apakah terkait efikasi vaksin itu,” katanya.

The post Duh, Vaksin Booster untuk Nakes Sukoharjo Masih Buram appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Heryanty Tio Kembalikan Rp1,3 Miliar, Laporan Dicabut

Solopos - 3 ore 14 min fa
sumbangan akidi tio

Solopos.com, JAKARTA–Polda Metro Jaya sempat menerima dan melakukan penyelidikan terhadap laporan dari pria berinisial JBK soal dugaan penipuan yang dilakukan Heryanty Tio, anak mendiang pengusaha Akidi Tio. Namun laporan itu rupanya telah dicabut pelapor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan JBK melaporkan Heryanty pada Februari 2020. Setahun berselang laporan itu dicabut JBK pada Juli 2021.

“Tanggal 28 Juli 2021 lalu pelapor kemudian mencabut laporannya. Dalam bentuk surat untuk mencabut laporan terhadap Saudari H,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (3/8/2021).

Heryanty Tio dilaporkan atas dugaan penipuan dan penggelapan uang kerja sama bisnis senilai Rp7,9 miliar.

Kerja Sama Bisnis

Dugaan penipuan itu bermula dari kerja sama bisnis antara pihak JBK dan Heryanty pada 2018.

Keduanya sepakat berbisnis dalam penjualan songket, AC, hingga pekerjaan interior.

Namun pihak JBK merasa Heryanty Tio melakukan penggelapan dan penipuan dari uang yang sebelumnya telah diberikan kepada Heryanty.

Laporan JBK ini lalu dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada Februari 2020. Kasus itu pun telah naik penyidikan.

Baca Juga: Duh, Heryanty Tio Juga Terjerat Kasus di Polda Metro Jaya 

Pada Agustus dan September 2020 polisi telah melakukan panggilan pemeriksaan kepada Heryanty Tio. Tapi Heryanty tidak memenuhi dua panggilan tersebut.

Surat untuk menjemput Heryanty Tio pun telah dikeluarkan polisi pada November 2020.

Satu tahun berselang, pelapor justru mencabut laporannya kepada Heryanty pada 28 Juli 2021.

“Pengakuan dari pelapor sendiri mengakui dari Rp 7,9 miliar ini sudah dikembalikan Rp1,3 miliar secara bertahap kepada pelapor,” beber Yusri.

Hingga saat ini, belum diketahui secara jelas alasan JBK mencabut laporannya kepada Heryanty Tio.

Diklarifikasi

Polisi pun menjadwalkan pemanggilan kepada JBK untuk diklarifikasi soal pencabutan laporannya tersebut.

“Ini yang kemudian sekarang ini penyidik akan mengklarifikasi lagi si pelapor. Rencana akan kita undang untuk klarifikasi lagi. Apa motif dari si pelapor ini mencabut laporannya,” jelasnya.

Nama Heryanty mencuat setelah menyerahkan bantuan Rp 2 triliun secara simbolis atas nama keluarga Akidi Tio ke Polda Sumsel.

Bantuan itu diterima oleh Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri.

Baca Juga: Saldo Rekening Keluarga Akidi Tio Tak Sampai Rp2 Triliun 

Pemberian dana hibah triliunan rupiah itu disaksikan Gubernur Sumsel Herman Deru dan Dandrem Garuda Dempo (Gapo) Brigjen TNI Jauhari Agus.

Dana tersebut diserahkan keluarga Tio kepada Kapolda Sumsel Irjen Eko untuk penanggulangan Covid-19. Terutama kepada warga yang terdampak PPKM, yang saat ini tengah diberlakukan, Senin (26/7/2021).

Namun hingga kini dana hibah tersebut belum juga terealisasi. Polda Sumsel pada Senin (2/8/2021) memeriksa anak bungsu Akidi Tio, Heryanty, terkait bantuan Rp2 triliun tersebut.

Pemeriksaan dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel hingga pukul 23.00 WIB.

Selain Heryanty, dokter pribadi Akidi Tio bernama dr Hardi Darmawan turut diperiksa.

 

The post Heryanty Tio Kembalikan Rp1,3 Miliar, Laporan Dicabut appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Terapkan PPKM Level 3, Penyekat Jalan ke Pusat Kota Kudus Dibuka

Solopos - 3 ore 17 min fa
Kota Kudus

Solopos.com, KUDUS — Terapkan PPKM Level 3, penyekat jalan menuju Simpang Tujuh Kota Kudus, Jawa Tengah dibuka.Kendati demikian, pembukaan hanya sampai jam 6 sore, setelah itu ditutup kembali.

“Sementara uji coba, nanti ada evaluasi dari pimpinan. Ini kita buka dulu [penyekatan menuju alun-alun simpang tujuh Kudus] nanti jam 6 sore kita ditutup lagi. Semuanya dibuka,” kata Kasat Lantas Polres Kudus, AKP Galuh Pandu, kepada wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (3/8/2021).

“Mulai hari ini penyekatan menuju simpang tujuh Kota Kudus dibuka,” sambung dia seperti dikutip dari Detik.com.

Baca juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Penutupan Sejumlah Ruas Jalan Wonogiri Berlanjut

Kasatlantas mengatakan sebelumnya sejumlah ruas jalan menuju pusat Kota Kudus ditutup selama 24 jam. Jalan yang sebelumnya ditutup total meliputi jalan sekitar simpang tujuh, Jalan Sunan Kudus, perempatan Jember. Kemudian Jalan Pemuda, Jalan Sunan Muria, perempatan SMPN 2 Kudus, Jalan A Yani, perempatan BNI, dan Jalan DR Ramelan.

“Itu nanti sampai jam 6 sore, setelah itu ditutup, paginya dibuka lagi. Sebelum-sebelumnya seperti kemarin,” ungkapnya.

Galuh tidak menutup kemungkinan akan menutup ruas jalan menuju kota Kudus kembali jika mobilitas masyarakat malah meningkat. “Nanti lihat evaluasi, kalau ramai lagi akan tutup lagi. Perkembangan seperti apa sambil menunggu [arahan] pimpinan,” lanjut dia.

Baca juga: Minta Pelonggaran PPKM, PKL Kudus dan Satpol PP Adu Mulut

Mobilitas Warga Kota Kudus

Dia mengklaim selama adanya penyekatan, mobilitas masyarakat menurun. Hal tersebut, kata Galuh, terlihat kondisi di pusat Kudus yang sepi karena ada penyekatan.

“Penyekatan kemarin mobilitas sudah turun. Yang jelas di lapangan itu kita bisa melihat mobilitas mulai menurun apalagi malam hari. Sudah jelas menurun, sangat menurun dibandingkan sebelum ada PPKM sebelum Lebaran lah,” ungkap Galuh.

Dalam wawancara terpisah, Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan sejumlah kegiatan masyarakat di Kudus pun dilonggarkan. Termasuk dengan penyekatan ruas jalan menuju pusat Kota Kudus.

“Jadi ini dikasih untuk level 3 ya wis sudah terima kasih,” ungkap Hartopo ditemui wartawan di Disnaker Kudus siang ini.

 

The post Terapkan PPKM Level 3, Penyekat Jalan ke Pusat Kota Kudus Dibuka appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia

Duh, Heryanty Tio Juga Terjerat Kasus di Polda Metro Jaya

Solopos - 3 ore 28 min fa
Indonesia paling dermawan

Solopos.com, JAKARTA–Heryanty Tio, anak pengusaha Akidi Tio, ternyata terjerat kasus hukum di Polda Metro Jaya.

Kasus yang menjerat Heryanty disebut dugaan tindak pidana penipuan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan duduk perkara kasus itu.

“Tanggal 14 Februari 2020 memang ada laporan polisi ke Polda Metro Jaya. Pelapornya adalah saudara JBK, terlapor adalah saudari H. Jadi sejak Februari 2020 sampai dengan saat ini sudah naik ke tingkat penyidikan,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (3/8/2021).

Kerja Sama Bisnis

Kasus ini bermula saat ada ajakan kerja sama bisnis yang dilakukan oleh Heryanty kepada JBK pada Desember 2018.

“Ada tiga item bisnis, mulai dari kerja sama untuk orderan songket, AC, dan pekerjaan interior. Total semuanya sekitar Rp7,9 miliar,” ungkap Yusri.

Heryanty menjanjikan adanya keuntungan yang akan diberikan kepada JBK.

Namun rupanya apa yang dijanjikan Heryanty itu tidak terbukti.

Baca Juga: Saldo Rekening Keluarga Akidi Tio Tak Sampai Rp2 Triliun 

Pada 2020, pihak JBK kemudian menagih uang yang telah dia setorkan tersebut. Namun tidak ada jawaban dari pihak Heryanty.

“Sampai dengan awal 2020, janji itu tidak dipenuhi oleh si terlapor atau saudari H sehingga dilaporkan ke Polda Metro Jaya saudari H sebagai terlapor,” beber Yusri.

Sejumlah saksi dari pihak pelapor dan beberapa saksi ahli pun telah dimintai keterangan.

Hasilnya, polisi menemukan indikasi pidana penipuan dan penggelapan uang dari laporan JBK kepada Heryanty Tio.

“Kemudian pada saat penyidikan juga sudah mengundang saudari H, namun tidak datang sehingga hasil gelar perkara sudah memenuhi unsur naik, persangkaannya adalah penipuan dan penggelapan,” ungkap Yusri.

Baca Juga: Ditangkap Gara-Gara Narkoba, Nia Ramadhani dan Suami Diperiksa Polisi 

Kasus ini telah ditangani di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Polisi bahkan telah dua kali melakukan undangan pemanggilan kepada Heryanty.

Lebih lanjut Yusri memastikan kasus hukum yang melibatkan Heryanty Tio ini tidak ada hubungannya dengan kasus soal bantuan bansos Rp2 triliun yang saat ini menjerat Heryanty di Polda Sumsel.

“Perlu saya tegaskan lagi di sini bahwa laporan ini sejak Februari 2020 tentang penipuan dan penggelapan. Jadi jangan disangkutpautkan dengan ada sedikit permasalahan yang ada di daerah Sumatera Selatan. Karena ini sudah sejak Februari 2020,” tutur Yusri.

 

The post Duh, Heryanty Tio Juga Terjerat Kasus di Polda Metro Jaya appeared first on Solopos.com.

Categorie: Indonesia